PPNI Murung Raya bagikan masker kepada masyarakat
Sabtu, 22 Agustus 2026 08:42 WIB
Ketua PPNI Murung Raya Andri Irawan saat membagikan masker di Kota Puruk Cahu, Jumat (21/8/2026). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Puruk Cahu (ANTARA) - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah merespons situasi lingkungan terkini dengan menggelar aksi sosial berupa pembagian masker gratis kepada masyarakat menyusul menurunnya kualitas udara di kabupaten setempat.
Ketua PPNI Murung Raya Andri Irawan di Puruk Cahu, Jumay, menyatakan inisiatif ini murni lahir dari rasa kepedulian mendalam terhadap kesehatan warga.
"Hari ini, PPNI Murung Raya melaksanakan kegiatan pembagian masker gratis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, menyusul kondisi kualitas udara di wilayah Murung Raya yang berdasarkan informasi ISPU Kalimantan Tengah berada pada kategori tidak sehat," ujarnya.
Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari Provinsi Kalimantan Tengah, kualitas udara di Kabupaten Murung Raya saat ini telah berada pada kategori tidak sehat dan berpotensi memicu gangguan pernapasan.
Menurut Andri pelaksanaan aksi pembagian masker ini difokuskan pada titik-titik strategis dengan mobilitas lalu lintas yang padat. Pemilihan lokasi ini dinilai sangat tepat karena langsung menyasar para pengendara roda dua maupun pejalan kaki yang paling rentan terpapar polusi udara secara langsung di jalan raya.
"Kegiatan dilaksanakan di dua titik, yaitu lampu merah depan Samsat dan lampu merah depan RSUD Puruk Cahu dengan total sebanyak 600 lembar masker yang dibagikan kepada masyarakat," jelas Andri.
Baca juga: Pemkab Murung Raya ajukan rancangan perubahan KUA-PPAS 2026
Melihat kondisi udara yang kurang bersahabat bagi kesehatan, Andri turut memberikan sejumlah imbauan penting kepada publik dan meminta masyarakat agar lebih mawas diri dan disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan polusi selama beraktivitas di luar ruangan.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar rumah, menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, memperbanyak minum air putih, serta menjaga kesehatan dan memperhatikan kondisi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya," tegasnya.
Selain imbauan proteksi mandiri, Andri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi akar permasalahan dari penurunan kualitas udara ini, serta mengingatkan pentingnya peran serta warga dalam menjaga kelestarian lingkungan demi keselamatan bersama.
"Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ucapnya.
Baca juga: Pembahasan perubahan APBD 2026 Murung Raya fokus pada kebutuhan dasar masyarakat
Baca juga: Pemkab Murung Raya apresiasi partisipasi masyarakat sepanjang rangkaian HUT ke-81 RI
Baca juga: Mura Expo 2026 sukses, bupati tegaskan komitmen tingkatkan pengembangan UMKM
Pewarta : Supriadi
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.