Prabowo minta kepala daerah tak kerahkan warga sambut Presiden - ANTARA News Jambi

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah, baik gubernur maupun bupati untuk tidak mengerahkan warga hanya untuk menyambut kedatangannya saat melakukan kunjungan kerja ke daerah.

"Sekali lagi saya mohon para gubernur, bupati kalau saya datang tidak perlu untuk dikerahkan rakyat supaya menyambut saya," kata Prabowo dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Batang, Jawa Tengah, Kamis.

Prabowo mengaku senang menghadiri kegiatan di berbagai daerah karena dapat merasakan antusiasme serta sambutan hangat dari masyarakat. Namun, Presiden tidak berkenan bila penyambutan tersebut dilakukan dengan mengerahkan masyarakat.

Dirinya merasa kasihan melihat masyarakat harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari demi menantikan kedatangannya.

"Saya senang bertemu rakyat kalau memang dia ingin menyambut saya juga, tapi kalau dikerahkan saya kasihan dia nunggu berjam-jam di panas itu saya kasihan," ucap Presiden.

Menurutnya, yang terpenting adalah pemerintah bersama seluruh jajaran bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan berfokus pada penyambutan kunjungan kepala negara.

Lebih lanjut, Prabowo yakin bahwa masyarakat mengetahui pemerintah saat ini bekerja secara sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Dirinya menegaskan pemerintah tidak memiliki kepentingan lain selain mengabdi kepada masyarakat.

Berbagai capaian yang diraih pemerintah menjadi sesuatu yang membanggakan, terutama di tengah situasi global yang masih diwarnai berbagai tantangan.

"Yang penting saya yakin, rakyat tahu pemerintah yang ini sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat di Indonesia. Kita tidak ada kepentingan lain dan dengan demikian hasil yang kita capai sungguh membanggakan di tengah dunia yang penuh dengan bahaya," ucap Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kerja sama dan menjaga persatuan sebagai satu tim dalam membangun Indonesia. Dengan saling percaya, saling mendukung, saling melengkapi, dan saling memperkuat sebagai satu keluarga besar dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berbagai target besar dapat dicapai.

"kuncinya adalah kerja sama. Kita sekarang semuanya adalah anak-anak Indonesia, kita semuanya dalam satu keluarga besar dalam satu kapal besar yang namanya NKRI. Dengan kerja sama, dengan saling percaya, dengan saling mendukung, dengan saling mengisi, dengan saling memperkuat, kita akan mencapai hal-hal yang besar," kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo: Gubernur hingga kapolsek cek kebersihan lingkungan tiap hari

Baca juga: Presiden Prabowo targetkan persoalan sampah selesai akhir 2027

Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.