Okto Rizki Alpino
| 17 Agustus 2026, 19:47 WIB

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/8/2026). - Akurat.co/Okto Rizki Alpino
AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan bantuan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tidak hanya berupa uang, tetapi juga tenaga kesehatan yang telah diberangkatkan ke daerah terdampak.
Dia mengatakan dana tahap awal yang dikumpulkan dari aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran di Balai Kota Jakarta mencapai sekitar Rp3,8 miliar.
"Untuk tahap awal, pemerintah Jakarta—sebenarnya bukan pemerintah Jakarta, melainkan para PNS dan jajaran yang ada di Balai Kota—akan berkontribusi sekitar Rp3,8 miliar," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (17/8/2026).
Baca Juga: Bentuk Empati terhadap Gempa NTT, Pemerintah Batalkan Perayaan Kembang Api di Malam Merdeka
Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian warga Jakarta terhadap korban bencana di NTT. Pemprov Jakarta juga akan menghimpun bantuan dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha milik daerah (BUMD).
Pramono mengatakan, Pemprov Jakarta terbuka bagi masyarakat yang ingin ikut membantu korban gempa NTT melalui pemerintah daerah. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan secara transparan.
"Bagi siapa pun yang ingin berkontribusi melalui Pemerintah Jakarta, kami dengan senang hati akan menyalurkannya secara transparan dan terbuka," ujarnya.
Baca Juga: Bulog Siapkan Tambahan 20 Ribu Ton Beras untuk Korban Gempa NTT
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban dalam bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 53 orang meninggal dunia dan 135 orang terluka.
"Total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia dengan rincian, Kabupaten Manggarai Barat satu jiwa. Kabupaten Manggarai Timur 20 jiwa, Kabupaten Manggarai 25 jiwa, Nagekeo 1 jiwa, Sikka 4 jiwa, Ende 2 jiwa," kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari dalam dalam konferensi pers Minggu (16/8/2026).
"Untuk korban luka yang saat ini sedang dirawat di Puskesmas terdekat, total berjumlah 135 jiwa terdiri di Sikka 12 jiwa, Manggarai 17 jiwa luka berat, 20 jiwa luka ringan, Manggarai Timur 21 jiwa luka berat, 109 jiwa luka ringan, Manggarai Barat 6 jiwa luka berat," lanjutnya.