Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:02 WIB
VIVA – Pratama Arhan menyampaikan pesan penuh makna kepada Bobotoh dan Jakmania setelah Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Persib Bandung pada semifinal Piala Presiden 2026. Bek Timnas Indonesia itu berharap rivalitas dua kelompok suporter terbesar di Indonesia cukup terjadi selama 90 menit di atas lapangan.
Baca Juga
Persib memastikan langkah ke partai final setelah mengalahkan Persija dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski hasil pertandingan tidak berpihak kepada Persija, Arhan menegaskan hubungan antarpemain kedua tim tetap berjalan baik. Menurutnya, para pemain tetap saling menghormati satu sama lain meski bertarung habis-habisan selama pertandingan berlangsung.
Baca Juga
"Saya berharap rivalitas hanya di lapangan aja 90 menit. Karena di luar kita juga saling teman, saling sapa. Kita seperti sahabat lah, pemain satu sama lain," ujar Arhan dalam konferensi pers usai pertandingan.
Mantan pemain Bangkok United itu berharap semangat sportivitas tersebut juga bisa ditunjukkan oleh para suporter Persib maupun Persija. Ia ingin rivalitas besar yang selama ini menjadi warna sepak bola Indonesia tetap berada dalam koridor positif.
Baca Juga
"Untuk para suporter saya berharap juga bisa sama seperti pemain, rivalitas hanya 90 menit di lapangan. Ke depannya semoga bisa sama gitu, layaknya sahabat," lanjutnya.
Selain menyampaikan pesan kepada suporter, Arhan juga mengakui Persija masih memiliki banyak pekerjaan rumah menjelang bergulirnya kompetisi Liga Indonesia musim 2026/2027. Kekalahan dari Persib disebutnya sebagai pelajaran penting bagi tim besutan Shin Tae-yong.
"Pertama-tama saya mengucapkan selamat buat Persib untuk melanjut ke final. Buat saya dan teman-teman, ini akan menjadi pembelajaran untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kita di liga nanti," kata pemain berusia 24 tahun tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Arhan sebelumnya juga mengungkapkan bahwa Persija masih membutuhkan waktu untuk menyatu sebagai sebuah tim. Menurutnya, banyaknya pemain baru, termasuk legiun asing, membuat proses adaptasi terhadap taktik Shin Tae-yong belum berjalan maksimal.
"Karena menurut saya kita baru kumpul juga enggak terlalu lama. Banyak pemain baru juga, pemain asing juga kan yang belum tahu Coach Shin kayak gimana, taktiknya kayak gimana. Jadi menurut saya memang butuh waktu aja untuk menyesuaikan taktik Coach Shin," ungkapnya.
Halaman Selanjutnya
Jalannya Pertandingan