Prediksi Persebaya Vs Arema FC di Semifinal Piala Presiden 2026, Bajul Ijo Unggul Head to Head

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:58 WIB

VIVA –  Semifinal Piala Presiden 2026 akan menghadirkan derbi Jawa Timur yang selalu menyita perhatian publik sepak bola Indonesia. Persebaya Surabaya dijadwalkan menghadapi Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa 4 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB, dalam pertandingan yang memperebutkan satu tiket menuju partai final.

Baca Juga

Laga ini diprediksi berlangsung sengit meski dimainkan tanpa kehadiran penonton. Absennya Aremania dan Bonek di tribun memang menghilangkan atmosfer khas derbi Jawa Timur, tetapi rivalitas panjang kedua tim tetap menjadikan pertandingan sarat gengsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memperebutkan tempat di final, pemenang laga juga selangkah lebih dekat untuk meraih hadiah juara senilai Rp8 miliar, membuat duel ini memiliki arti penting sebagai tolok ukur kesiapan kedua tim jelang Super League 2026.

Baca Juga

Persebaya Datang dengan Modal Lebih Meyakinkan

Jika melihat performa sepanjang turnamen, Persebaya sedikit lebih diunggulkan. Tim asuhan Bernardo Tavares menjadi satu-satunya peserta yang menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup dengan kemenangan.

Baca Juga

Bajul Ijo menunjukkan keseimbangan permainan yang cukup solid. Organisasi pertahanan berjalan disiplin, sementara transisi menyerang berlangsung cepat ketika berhasil merebut bola dari lawan.

Konsistensi tersebut membuat Persebaya melaju ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Dalam tiga pertandingan fase grup, mereka sukses mengalahkan Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC.

Secara keseluruhan, performa Persebaya juga cukup impresif dalam lima laga terakhir. Mereka meraih empat kemenangan dan sekali imbang, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Persik Kediri sebelum turnamen dimulai.

Arema FC Tunjukkan Tren Positif

Di sisi lain, Arema FC lolos sebagai runner-up Grup A. Meski tidak sesempurna Persebaya, performa Singo Edan menunjukkan peningkatan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan atas Tampines Rovers dan DPMM FC menjadi modal positif menjelang semifinal. Kreativitas lini tengah yang dikomandoi Careca juga membuat permainan Arema lebih fleksibel saat membangun serangan.

Namun, ujian terbesar Arema adalah memperbaiki catatan buruk saat menghadapi rival sekotanya. Pada pertemuan terakhir April 2026, mereka harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor telak 0-4.

Halaman Selanjutnya

Hasil tersebut tentu menjadi motivasi tambahan bagi skuad Marcos Santos untuk membalas kekalahan sekaligus membuktikan perkembangan tim menjelang bergulirnya kompetisi resmi.