Putri Dinda Permata Sari
| 1 Agustus 2026, 20:16 WIB

Suasana kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam. Foto: Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari
AKURAT.CO Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan alasan Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam.
Nasaruddin menjelaskan, Presiden Prabowo sejatinya memiliki keinginan untuk hadir bersama masyarakat dalam kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut.
Namun, agenda kenegaraan membuat kepala negara berhalangan hadir.
"Sebelum saya melanjutkan, izinkan saya menyampaikan salam hangat dari Bapak Presiden Republik Indonesia, yang sesungguhnya beliau sangat berkeinginan untuk hadir bersama-sama kita pada malam ini," kata Nasaruddin.
Meski demikian, menurutnya, ketidakhadiran Presiden Prabowo bukan berarti mengurangi makna pelaksanaan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan.
Baca Juga: Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan, Lautan Umat Padati Monas
Pasalnya, Presiden Prabowo tengah menjalankan tugas kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan.
"Tetapi insyaAllah tanpa mengurangi, karena beliau ada juga tugas kenegaraan yang sangat penting dan beliau menyampaikan salam kepada kita semuanya," ujar Nasaruddin.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin mengajak seluruh masyarakat menjadikan Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai momentum memperkuat rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang telah diraih dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa.
Ia mengingatkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia diperoleh berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
"Malam ini kita berkumpul untuk berzikir dan berdoa dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan. Dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa kemerdekaan diraih atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, hingga kita dapat mensyukuri hari kemerdekaan yang ke-81 Republik Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Polisi Kerahkan 3.269 Personel Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Nasaruddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan tokoh agama yang hadir dalam kegiatan ini. Ia berharap doa bersama yang dipanjatkan menjadi keberkahan bagi bangsa Indonesia.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran bapak, ibu sekalian dalam kesempatan yang sangat berkah ini. Mudah-mudahan kita betul-betul mendapatkan manfaat dan berkah melalui doa yang sangat istimewa pada malam ini," katanya.