Bagikan:
JAKARTA - Presiden Donald Trump pada Hari Rabu berjanji akan memberikan respons "sangat keras" pada Hari Rabu, setelah sebuah drone menyerang kapal tanker gas alam cair (LNG) milik Amerika Serikat di Mesir.
Presiden Trump ditanya oleh wartawan di Gedung Putih apakah ada indikasi Iran berada di balik serangan tersebut.
"Baiklah, saya dapat memberi Anda laporan. Saya telah diberi pengarahan. Ini sedikit lebih dari hal yang sama, tetapi akan segera diselesaikan," katanya, melansir Anadolu (30/7).
Sebuah drone menyerang kapal tanker gas Energos Winter di Pelabuhan Damietta, Mesir, pada Hari Rabu, meningkatkan kekhawatiran bahwa perang di Timur Tengah dapat menyebar ke infrastruktur maritim yang penting.
Presiden Trump mengatakan AS akan menyerang Iran "sangat keras."
"Kita akan menyerang mereka sangat keras karena sekarang giliran kita untuk menyerang mereka. Mereka tahu itu akan datang," tambahnya.
Merujuk pada serangan Tehran baru-baru ini terhadap pasukan Amerika di Yordania, Presiden Trump mengatakan mereka "mencoba menembak" tadi malam.
"Jadi, kami menembakkan lima roket dengan kecepatan 8.500 mil per jam, dan kelima roket itu berhasil dihalau, tetapi mereka tetap mengambil risiko. Sekarang giliran kita, dan kita akan lihat apakah kita bisa mencapai kesepakatan di beberapa titik. Tapi kita akan menyerang mereka dengan sangat keras," urai Presiden Trump.
Terpisah, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan rudal balistik telah menargetkan pangkalan udara AS di Yordania sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai "tindakan agresif militer AS."
Angkatan bersenjata Yordania mengatakan, pertahanan udaranya mencegat dan menembak jatuh lima rudal yang diluncurkan dari Iran yang menuju ke kerajaan tersebut pada Rabu pagi.
BACA JUGA:
Ditanya apakah Ia melihat skenario di mana Iran menyerang instalasi dan personel AS di luar negeri atau penarikan pasukan AS, Trump berkata: "Tidak, saya tidak melihat itu."
"Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras. Maksud saya, saya benar-benar bisa mengatakan itu karena mereka hampir tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi Anda tahu, kita harus memberi mereka sedikit pelajaran," tambah Presiden Trump.
Diketahui, ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan Washington melakukan serangan terhadap Iran, dan Tehran menanggapi dengan menargetkan fasilitas dan peralatan militer AS di berbagai negara di kawasan tersebut.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+