Bagikan:
JAKARTA - Pembangunan Sekolah Rakyat(SR) di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, telah memasuki tahap akhir dan dipastikan siap difungsionalkan untuk kegiatan belajar mengajar pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Sebanyak 345 siswa dijadwalkan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 20 Agustus 2026.
Kesiapan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mendukung penyediaan infrastruktur pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan SR merupakan salah satu program prioritas pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
"Sekolah Rakyat merupakan program utama untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan menyekolahkan adik-adik dari keluarga prasejahtera, mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dari prasejahtera menjadi sejahtera, sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045," ucap Dody dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 6 Agustus.
Dody menilai, pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang harus didukung dengan infrastruktur memadai.
Karena itu, Kementerian PU memastikan seluruh sarana dan prasarana SR dapat digunakan secara optimal sebelum aktivitas belajar dimulai.
SR Kabupaten Jepara merupakan bagian dari paket Pembangunan SR Provinsi Jawa Tengah 2 yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Tengah.
Sekolah tersebut dibangun di atas lahan seluas 10 hektare dengan kontraktor pelaksana Adhi– Minarta KSO dan anggaran sekitar Rp2,4 miliar.
Kompleks pendidikan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP dan SMA, gedung serbaguna, gedung ibadah dan masjid, guest house, dapur, rumah susun guru, asrama putra dan putri, kantin, lapangan upacara, running track, lapangan sepak bola hingga lapangan basket.
Berdasarkan rekapitulasi progres pekerjaan fisik, SR Kabupaten Jepara sudah dapat difungsionalkan, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Meski begitu, Kementerian PU masih terus melakukan penyempurnaan pada sejumlah pekerjaan akhir.
BACA JUGA:
Fokus saat ini diarahkan pada tahap finishing, termasuk memastikan kualitas pekerjaan arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP) serta penataan kawasan agar seluruh fasilitas siap digunakan secara optimal saat MPLS dimulai.
Pembangunan SR merupakan salah satu bentuk dukungan Kementerian PU terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur dasar inklusif.
Melalui penyediaan fasilitas pendidikan terpadu dan layak, pemerintah berharap anak-anak dari keluarga prasejahtera memperoleh kesempatan belajar lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+