Raih Emas dan Poin Dunia, Misi Timnas Taekwondo di Indonesia Open 2026

Jakarta -

Indonesia bersiap menuju Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026. Tim Merah Putih menargetkan medali emas dan poin dunia.

Secara keseluruhan atlet Indonesia yang diturunkan berjumlah 233 atlet, yang 31 di antaranya berasal dari Pelatnas Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI). Sedangkan sisanya berasal dari daerah.

Sebagai tuan rumah, PB TI punya misi besar dalam kejuaraan tingkat Asia ini. Selain menargetkan emas, prestasi yang diharapkan juga dioptimalkan untuk meningkatkan poin ranking dunia atlet-atlet Pelatnas, khususnya yang bakal tampil di Asian Games Aichi-Nagoya September mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memiliki target untuk G2 (level Indonesia Open ini) yaitu memenangkan medali emas agar Indonesia dapat meningkatkan prestasinya di dunia Taekwondo," ujar Sekretaris Jenderal PB TI Rafael Hotasi Siagian saat ditemui di GOR Popki, Cibubur, Kamis (30/7/2026).

Selain mengejar prestasi, Indonesia Open juga diposisikan sebagai tolok ukur untuk atlet Asian Games dan Olimpiade.

"G2 (level Indonesia Open) adalah pengumpulan poin Asian Games dan Olimpiade. Kami berharap dengan mendapat ranking poin yang baik, maka pada saat Asian Games berlangsung mendapatkan seeded yang bagus dan tidak langsung bertemu juara-juara sebelumnya," lanjutnya.

Federasi yang dipimpin oleh Letjen TNI Richard Tampubolon ini percaya kemampuan para atlet Indonesia saat menghadapi lawan-lawan kuat di ajang tersebut.Peluang terbesar dari nomor poomsae.

"Target untuk ajang ini adalah memenangkan medali. Kalau bisa medali emas," ujarnya.

"Tapi akan ada beberapa atlet Olimpiade, petarung dari negara lain akan datang ke sini. Tidak hanya dari Asia. Tapi kita harus siap dengan latihan keras dengan persiapan matang," tegas Rafael.

Indonesia Open akan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, GBK, mulai 1-5 Agustus. Total negara yang ikut dalam ajang tersebut yaitu 478 atlet dari 36 negara.

(mcy/aff)