Review CMF Clip Pro, OWS dengan Sentuhan Khas CMF

CMF, sebagai sub-brand dari Nothing, secara konsisten mengadopsi bahasa desain industrial minimalism untuk menghadirkan perangkat yang mengutamakan fungsionalitas inti. Termasuk juga untuk perangkat TWS mereka.

Kehadiran CMF Clip Pro dalam kategori Open-Wear Sound (OWS) merupakan langkah strategis untuk menjawab kompromi yang selama ini menghantui desain audio terbuka: trade-off antara kenyamanan dan hilangnya kualitas audio, terutama karena bentuknya yang open.

CMF berupaya memposisikan perangkat ini tidak hanya sekedar sebagai aksesori gaya hidup, melainkan alat produktivitas yang mengintegrasikan kesadaran situasional dengan standar audio modern. Termasuk juga dari sisi desain untuk  utama kenyamanan pengguna dalam durasi panjang.

Mari kita mulai review CMF Clip Pro.

CMF Clip Pro

Desain Open-Ear (OWS) dan Ergonomi Material

Dalam perangkat OWS, geometri perangkat memegang peranan penting dibandingkan TWS konvensional karena harus mendistribusikan tekanan secara merata tanpa isolasi kanal telinga. 

CMF mengimplementasikan arsitektur OpenFit Arc yang mengandalkan sistem pendukung tiga titik: listening ball (dukungan primer), comfort pod (posisi tambahan), dan C-bridge.

Detail teknis pada C-bridge dibuat presisi, komponen ini memiliki panjang 30mm dengan sudut bukaan antara 40° hingga 53.5°. Berdasarkan data teknis, titik tengah C-bridge terletak tepat 13.85mm dari pusat comfort pod dan 21.5mm dari listening ball

Kalibrasi jarak sub-milimeter ini bertujuan untuk menyesuaikan dengan toleransi tekanan alami pada berbagai anatomi telinga pengguna, demi mencegah pressure build-up.

Sebagai ‘jembatan’ ada kawat titanium berdiameter 0.5mm yang memiliki karakteristik elastic memory. Material ini memungkinkan perangkat mempertahankan cengkeraman yang stabil namun tetap fleksibel meskipun telah melewati banyak siklus penggunaan. 

Dari spesifiksi ini, kenyamanan adalah yang dicari, dan CMF Clip Pro ini nyaman digunakan untuk waktu yang lama. Beratnya, tekanannya di daun telinga cukup pas. Tidak terlalu menekan tetapi cukup untuk ‘mengunci’ agar tidak melorot ketika digunakan. 

Untuk bagian eksterior memang dari bahan plastik tetapi dipilih dengan kombinasi yang tetap fokus pada kenyamanan. Di spesifiksi ini, kenyamanan adalah yang dicari. Dan CMF Clip Pro ini nyaman digunakan untuk waktu yang lama. Beratnya, tekanannya di daun telinga cukup pas. Tidak terlalu menekan tetapi cukup untuk ‘mengunci’ agar tidak melorot ketika digunakan. 

Dari bahannya sendiri juga fokus ke kenyamanan, listening ball (bagian yang menempel di dalam telinga menggunakan bahan PC+ABS sedangkan C Bridge menggunakan eksterior TPU yang ramah di kulit. 

Selama menggunakan kurang lebih 10 hari, kami sendiri tidak mengalami hal yang tidak menyenangkan dari sisi bahan. Terutama ketika bersentuhan dengan kulit kuping saat mendengarkan audio. Bahannya memang terasa plastik tetapi dari sisi bahan cukup nyaman dipakai.

Kapabilitas Audio: Sertifikasi Hi-Res dan Optimasi Frekuensi Rendah

Tantangan teknis utama desain terbuka adalah dari sisi kedap suara dan dari suara luar yang mengganggu.  

Untuk memitigasi hal ini, CMF Clip Pro menggunakan driver dinamis 10.8mm dengan konfigurasi single-coil dual-magnet. Diafragma berbahan TPU dan LCP (Liquid Crystal Polymer) dipilih karena kemampuannya menjaga integritas audio dari volume rendah hingga tinggi tanpa distorsi yang mengganggu.

Beberapa aspek teknis kunci meliputi:

  • Algoritma Malleus (True Bass): Pemrosesan digital aktif untuk mengkompensasi kehilangan energi frekuensi rendah pada desain unsealed.
  • Driver Excursion 0.65mm: Jarak main driver yang cukup lebar ini memberikan justifikasi teknis terhadap “punch” atau hantaman bass yang fisik, sangat terasa saat mendengarkan genre musik seperti Hip-Hop yang memerlukan intensitas frekuensi rendah yang stabil.
  • Standar Hi-Res Audio Wireless: Dukungan penuh terhadap codec LDAC, AAC, dan SBC, memastikan transmisi data audio yang lebih jujur terhadap rekaman asli dibandingkan standar Bluetooth konvensional.

Pengalaman mendengarkan musik dengan perangkat ini di berbagai kondisi, kesimpulannya adalah cukup baik. Tentu saja akan ada minus karena ini bentuknya open, kedap suara tidak akan bisa menyerupai in ear. 

Tetapi dalam pengalaman menggunakan, kualitas suara yang dihasilkan cukup baik. Bass terasa, detail termasuk vokal juga bisa didengar dengan baik saat luar ruangan, terutama yang tidak ada suara keras berlebih. 

Untuk di dalam ruang, CMF Clip Pro nyaman digunakan dengan kualitas suara yang cukup baik. Dipakai untuk waktu lama juga aman karena tidak berat dan tidak menusuk ke telingat. Anda yang masih harus mendengarkan suara sekitar, misalnya di kantor (panggilan rekan kerja) juga akan dengan mudah mengenali suara sekitar tanpa mengurangi kualitas suara yang hadir dari CMF Clip Pro.

CMF Clip Pro

Ekosistem Kontrol: Smart Dial dan Respons Taktil

CMF Clip Pro membawa pendekatan kontrol fisik melalui Smart Dial pada case serta tombol taktil pada buds.

Smart Dial ini bukan sekadar elemen estetika, melainkan kendali putar fisik yang fungsional. Melalui aplikasi Nothing X, pengguna dapat melakukan kustomisasi, termasuk opsi seperti mute/unmute mikrofon, pengaturan volume, hingga mengaktifkan Low Lag Mode

Di sisi lain, setiap buds juga memiliki tombol fisik di bagian kiri dan kanan dengan skema perintah:

  • Single press: Play/Pause atau menjawab/mengakhiri panggilan.
  • Double press: Skip forward atau menolak panggilan.
  • Triple press: Skip back.
  • Press and hold: Penurunan volume (kiri) dan peningkatan volume (kanan).

Kedua fitur ini memungkinkan pengguna memiliki kebebasan kontrol, saat case di atas meja bisa melakukan pengaturan tanpa membuka smartphone, dan tombol fisik di earbud bisa memudahkan akses ketika komuter. 

Secara desain, penggunaan dial, baik yang di case atau yang di earbud, semuanya nyaman. Dan tentunya yang terpenting adalah fungsinya yang bisa digunakan secara maksimal sesuai kebutuhan. 

Privasi dan Pencegahan Kebocoran Suara (Anti-Leakage)

Salah satu hal yang menyebalkan ketika menggunakan OWS adalah kebocoran suara (leakage) yang bisa mengganggu privasi di ruang publik. CMF Clip Pro punya fitur Anti-Leakage Algorithm yang secara spesifik menargetkan frekuensi menengah hingga tinggi. 

Sistem ini menawarkan tiga mode operasional: Off, Calls Only, dan Audio + Calls yang bisa diakses lewat aplikasi Nothing X. 

Dalam simulasi penggunaan di lingkungan sunyi seperti lift atau gerbong kereta yang sepi, algoritma ini cukup efektif mereduksi pancaran gelombang suara keluar. Hasilnya, percakapan telepon atau musik tetap bisa direduksi untuk keperluan privat bagi pengguna. 

CMF Clip Pro

Kejelasan Komunikasi: VPU dan AI Clear Voice

Untuk urusan penggunaan panggilan telepon, CMF Clip Pro menggunakan konfigurasi dua mikrofon per sisi (mikrofon utama dan mikrofon tahan angin) yang didukung oleh Voice Processing Unit (VPU). 

Unit perangkat keras ini didedikasikan untuk memisahkan sinyal suara pengguna dari deru kebisingan lingkungan secara independen.

Manajemen Daya dan Konektivitas Multitasking

CMF Clip Pro dirancang untuk mendukung produktivitas lintas perangkat tanpa hambatan. Penggunaan Bluetooth 5.4 memungkinkan fitur Dual-Device Connection yang sangat responsif. 

Spesifikasi perangkat antara lain:

  • Earbud: 10 jam penggunaan kontinu.
  • Total (dengan Case): 32.5 jam.
  • Long Battery Mode: Hingga 36 jam.
  • Fast Charging: Pengisian 10 menit memberikan daya tahan hingga 4 jam.

Dukungan terhadap Google Fast Pair dan Microsoft Swift Pair mempercepat proses integrasi awal, sementara sertifikasi IP54 menjamin ketahanan terhadap debu dan cipratan air, membuatnya andal untuk penggunaan harian di luar ruangan.

Untuk pengisian daya, casing perangkat menggunakan type C, sayangnya tidak ada kabel yang disertakan dalam kotak.

Kehadiran aplikasi Nothing X

Pengaturan untuk CMF Clip Pro bisa diakses lewat aplikasi Nothing X. Di aplikasi ini Anda melihat informasi baterai, mengatur mode anti-leak, mengatur spatial audio, memilih preset qualizer yang sudah tersedia atau mengatur sendiri, dan juga menikmati berbagai pengaturan lain seperti Dual Connection dan pengaturan control button, baik untuk earpiece atau casing.

Kesimpulan Review CMF Clip Pro

CMF Clip Pro berhasil menyeimbangkan kebutuhan akan kenyamanan fisik tanpa mengorbankan kualitas audio. Untuk sebuah perangkat OWS dengan kisaran harga 1.7 juta, perangkat ini punya kualitas audio yang bisa diunggulkan. Digabungkan dengan desain yang keren, menjadikan perangkat ini menyenangkan untuk dibawa sehari-hari. 

Proses pemasangan di telinga (jepit) juga mudah, dan nyaman. Tidak ada berat berkebih malah cenderung ringan. Bisa digunakan sehari-hari baik saat indoor atau komuter. Memang suara akan cenderung kalah dengan kebisingan agak keras di sekitar tapi masih cukup oke untuk area luar ruang sehari-hari.

Ringkasan Spesifikasi Teknis

Kategori Spesifikasi Detail
In the Box 2x Earbuds, 1x Charging Case, User Guide, Safety and Warranty Information, Quick Start Guide
Design (Buds) Height: 30.755 mm; Width: 24.84 mm; Depth: 18.21 mm; Weight: 5.92 g
Design (Case) Height: 52.1 mm; Width: 26.69 mm; Depth: 51.01 mm; Weight: 38.81 g
Material Titanium Wire (0.5mm), PC+ABS, TPU exterior
Sound 10.8mm Dynamic Driver (Dual-Magnet, Single-Coil); TPU+LCP Diaphragm; Excursion 0.65mm
Audio Tech Malleus Algorithm (Bass Performance Boosting); Hi-Res Audio Wireless; Codecs: LDAC, AAC, SBC
Communication 2 Mics + VPU-Power Call Clarity + Elephant Sound AI (AI Clear Voice)
Playback Buds: 10H; Case: 32.5H; Long Battery Mode: 36H; Fast Charge: 10m for 4H
Connectivity Bluetooth 5.4 (BLE); Dual-Device Connection; Google Fast Pair; Microsoft Swift Pair
Durability IP54 Rating (Dust & Water Resistance); Low Latency Mode