Revitalisasi Posyandu di Toba Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

Bagikan:

JAKARTA - Akses terhadap layanan kesehatan yang layak masih menjadi tantangan di sejumlah daerah, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan pos pelayanan terpadu (Posyandu) sebagai fasilitas kesehatan dasar.

Ketersediaan sarana yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting agar layanan promotif dan preventif dapat berjalan optimal.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melakukan revitalisasi Posyandu Seroja Raya di Desa Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Kalbe sekaligus upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Direktur Kalbe Consumer Health, Tunghadi Indra, mengatakan revitalisasi Posyandu merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung layanan kesehatan yang berkelanjutan.

"Selaras dengan tema ulang tahun Kalbe yaitu ‘A Journey of Purpose, Growth, and Hope’ dan kontribusi Kalbe selama 60 tahun dalam meningkatkan akses layanan kesehatan, kami melakukan revitalisasi Posyandu Seroja Raya, kami berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar," ujar Tunghadi Indra.

Sebelum direvitalisasi, Posyandu Seroja Raya menghadapi sejumlah keterbatasan, mulai dari akses air bersih hingga minimnya peralatan kesehatan. Selama ini, kebutuhan air bersih dipenuhi dari gereja yang berada di seberang bangunan Posyandu.

BACA JUGA:


Melalui proses revitalisasi yang berlangsung sekitar tiga bulan, fasilitas tersebut kini dilengkapi sarana yang lebih memadai untuk melayani berbagai kelompok usia, mulai dari ibu dan anak hingga remaja serta lansia.

Selain memperbaiki fasilitas, sejumlah alat skrining kesehatan Elvasense untuk pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta alat pengukur tekanan darah turut didonasikan. Kehadiran peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara rutin di tingkat masyarakat.

Program revitalisasi ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kementerian Sosial RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Pemerintah Kabupaten Toba, serta Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM).

Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial Kementerian Sosial, Abdul Muis, yang hadir mewakili Menteri Sosial Saifullah Yusuf, menyambut baik kolaborasi tersebut.

“Terima kasih kepada atas dukungannya yang luar biasa. Kolaborasi ini selaras dengan arahan Presiden melalui Menteri Sosial untuk memperluas akses sosial, kesehatan, dan ekonomi. Terlebih lagi, Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) dan Posyandu bertujuan mendukung pemberdayaan sosial masyarakat. Saya harap masyarakat Lumban Pea, Balige, dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas kesehatan, taraf hidup, dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Abdul Muis.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus. Menurutnya, keberadaan Posyandu yang telah direvitalisasi diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

"Kami mengapresiasi kepercayaan Kalbe terhadap kami Kabupaten Toba dan Desa Lumbanpea sebagai tempat pendirian Posyandu oleh Kalbe. Kami bangga dan bertekad memanfaatkan kesempatan ini dengan optimal. Inisiatif ini juga menjadi salah satu perwujudan visi Toba Mantap.”

Selain meresmikan Posyandu, Kalbe menggelar sejumlah kegiatan kesehatan bersama masyarakat, seperti senam sehat, penyuluhan diabetes, pemberian vitamin dan suplemen, serta pemeriksaan gula darah. Perusahaan juga menyerahkan 2.000 insulin kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Toba sebagai bagian dari dukungan terhadap pelayanan kesehatan di daerah.

"Dalam rangka merayakan HUT ke-60 Kalbe, kami juga melakukan sejumlah kegiatan terkait penguatan akses kesehatan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia,” tutup Tunghadi.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+