RS Adam Malik: Enam korban kecelakaan di Sibolangit dirawat di IGD - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - Rumah Sakit (RS) Adam Malik Medan menyatakan enam korban kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, masih menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Hingga saat ini, enam korban kecelakaan di Sibolangit masih menjalani perawatan di IGD dalam kondisi sadar," ujar Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak di Medan, Jumat.

Akrab disapa Ocha itu mengatakan enam korban tersebut terdiri atas empat perempuan dan dua laki-laki, serta di antaranya seorang anak.

Ia menjelaskan,  lima korban mengalami patah tulang pada kaki maupun tangan serta luka ringan, sementara satu pasien anak mengalami pendarahan di kepala yang cukup berat.

Menurut dia, lima pasien yang tidak mengalami pendarahan di kepala dalam kondisi sadar, dan telah mendapatkan penanganan medis darurat.

Ocha mengatakan, IGD RS Adam Malik selalu siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan kesehatan, termasuk dalam kondisi gawat darurat seperti itu. Dokter spesialis di IGD selalu disiagakan sesuai kebutuhan penanganan gawat darurat.

"Di IGD kami sudah menyiagakan dokter-dokter spesialis untuk menangani kondisi pasien sesuai tingkat kegawatdaruratannya," ujarnya.

Selain enam pasien yang dirawat di IGD tersebut, ia menambahkan seorang korban kecelakaan yang berusia 38 tahun asal Sibolangit juga dibawa ke RS Adam Malik oleh pihak kepolisian dalam kondisi telah meninggal dunia.

Sebelumnya, personel gabungan dari Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Kepolisian Sektor (Polsek) Pancur Batu, dan personel Direktorat Lalu lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara melakukan evakuasi korban, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas pascakecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Jumat sekira pukul 10:30 WIB.

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.