Mataram (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera melengkapi fasilitas di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, berupa taman baca untuk menumbuhkan minat baca serta meningkatkan literasi masyarakat.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram H Moh Carnoto di Mataram, Senin, mengatakan, konsep pembangunan fasilitas taman baca di RTH Pagutan sudah disiapkan.
"Rencana pembangunan taman baca di RTH Pagutan, sudah rampung dengan kebutuhan anggaran Rp300 juta," katanya.
Ia mengatakan, kebutuhan anggaran itu sudah disetujui untuk dialokasikan pada tahun 2027, bersumber dari APBD Kota Mataram.
Dalam konsepnya, fasilitas taman baca di RTH Pagutan dibangun seperti di RTH-RTH lain yakni di Taman Sangkareang dan Taman Udayana, yang memiliki fasilitas selain rak koleksi buku, fasilitas tempat baca, dan petugas yang siaga.
Selain akan menyiapkan koleksi secara fisik, katanya, Taman Baca RTH Pagutan juga akan menyiapkan titik baca atau koleksi buku digital. Dengan demikian, pengunjung di RTH bisa melakukan scan barkode titik baca untuk dapat mengakses berbagai koleksi buku yang tersedia.
"Pengunjung bisa menikmati koleksi buku digital hingga radius 300 meter," katanya.
Baca juga: Perpusnas targetkan 20 ribu lokus baca bisa berdaya
Carnoto menilai, keberadaan titik baca sangat pas di RTH Pagutan, karena RTH Pagutan merupakan salah satu RTH terpadu dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga, bermain, edukasi, dan transaksi.
"Pengunjung yang sudah berolahraga, bisa menikmati fasilitas di taman baca. Mereka bisa istirahat sambil membaca koleksi buku yang kami siapkan," katanya.
Baca juga: Nila Tanzil promosi buku dan Taman Bacaan Pelangi di Foyles London
Menurutnya, jumlah koleksi buku di taman baca nantinya bisa mencapai 2.000 eksemplar dengan berbagai koleksi fiksi dan non fiksi.
"Kami berkomitmen, taman baca akan kami buat agar nyaman bagi pengunjung agar mereka lebih betah selama berada di taman baca," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026