Ruben Amorim pastikan AC Milan memiliki gaya bermain yang fleksibel

Ruben Amorim pastikan AC Milan memiliki gaya bermain yang fleksibel

Jumat, 7 Agustus 2026 14:46 WIB

Image Print

Pelatih AC Milan Ruben Amorim (kiri) dan pesepak bola AC Milan Koni de Winter (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers jelang pertandingan AC Milan melawan Chelsea di Ruang Konferensi Pers Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (7/8/2026). AC Milan akan bertanding melawan Chelsea dalam laga bertajuk Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 8 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Fauzan/foc. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih AC Milan Ruben Amorim memastikan tim asuhannya tidak menerapkan sistem permainan yang kaku melainkan mengusung pendekatan yang fleksibel dengan berbagai variasi permainan.

"Hal pertama adalah kami tidak memiliki sistem yang kaku. Kami akan menggunakan berbagai cara bermain yang berbeda," kata Ruben Amorim dalam konferensi pers jelang pertandingan pramusim melawan Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat.

Pernyataan tersebut disampaikan Amorim saat menanggapi pertanyaan mengenai strategi yang akan diterapkannya sebagai pelatih baru AC Milan.

Pelatih asal Portugal yang bergabung dengan klub raksasa Serie A pada Juni itu menjelaskan bahwa mengandalkan sistem yang kaku dengan hanya menerapkan satu formasi bukanlah pendekatan yang tepat dalam menghadapi pertandingan.

Menurutnya, ada banyak cara untuk membangun serangan, begitu pula setiap tim memiliki gaya bermain yang dapat berubah selama pertandingan.

"Jadi, saat ini bukan soal sistem, melainkan bagaimana kami memainkan permainan kami," katanya.

Amorim mengatakan timnya menunjukkan perkembangan dalam laga pramusim terakhir melawan Inter Milan dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya menghadapi Celtic.

Ia menilai salah satu tantangan utama adalah meningkatkan kondisi fisik pemain agar tim mampu menerapkan gaya bermain yang menuntut intensitas tinggi, seperti lebih banyak melakukan sprint, memberikan tekanan, dan tetap menjaga kebugaran sepanjang pertandingan.

Meski demikian, Amorim mengakui timnya belum mampu menjalankan berbagai variasi permainan secara konsisten setelah baru menjalani dua pertandingan pramusim.

"Kami juga terus berlatih pada saat yang sama, dan saya rasa tantangan terbesar saat ini adalah membangun kondisi fisik yang kami butuhkan untuk memainkan gaya permainan tersebut," katanya.

Milan akan melanjutkan tur pramusim dengan menghadapi Chelsea di SUGBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8). Pertandingan yang diprakarsai promotor Indonesia, Nine Sports, itu akan dimulai pada pukul 19.00 WIB.