Jakarta (ANTARA) - SBY Art Community (SAC) menghadirkan pameran lukisan bertajuk “Art for Peace and a Better Future: Collaboration” untuk merayakan HUT RI ke-81 serta menjadi upaya dalam merespons dinamika global hingga memperkuat semangat kebersamaan dan optimisme masa depan yang lebih baik.
“Tema perdamaian dan cita cita akan dunia yang lebih baik dipilih sebagai fokus utama untuk merespons dinamika global dan kebutuhan akan solidaritas," ujar Ketua Koordinator Pameran SAC 2026 Ediwan Prabowo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Ediwan melanjutkan bahwa pihaknya berharap pameran ini dapat menjadi inspirasi sosial, memperkuat semangat kebersamaan, dan menumbuhkan optimisme masa depan yang lebih baik.
"Hal ini sesuai dengan visi Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono yang ingin senantiasa menyuarakan perdamaian dan dunia yang lebih baik melalui seni terutama seni lukis,” tambah dia.
Baca juga: SBY Art Community gaungkan perdamaian lewat pameran “Art for Peace
Pameran kedua usai dibentuknya SAC oleh Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono ini menghadirkan 150 karya lukisan dari 27 seniman Indonesia termasuk karya SBY yang ditampilkan 52 lukisan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Pameran SAC 2026 Akbar Linggaprana mengatakan bahwa pameran ini memiliki keunikan tersendiri karena adanya sister city collaboration antara Jakarta dan Berlin melalui seniman tamu dari Kornfeld Galerie Berlin yakni Christopher Lehmpfuhl.

Pameran ini menjadi gambaran bahwa seni bukan hanya aktivitas estetis, tetapi juga tindakan etis, setiap sapuan kuas, setiap percakapan, dan setiap perjumpaan membuka kemungkinan baru bagi hubungan antar manusia.
Seniman Christopher Lehmpfuhl menghadirkan rekaman secara visual dengan keragaman lanskap Indonesia.
Adapun para seniman yang terlibat dalam pameran ini yakni Christopher Lehmpfuhl, serta seluruh anggota SBY Art Community: Agung Fitriana, Agus TBR, Akbar Linggaprana, Bambang Sugiarto, Catur Nugroho, Cia Syamsiar, Flavia Giulietta, Guntur Wibowo, I Gede Arya Sucitra, Imam Bawon, Koelo Maryam, La Ode Umar Arsuria, Masdibyo, Naufal Abshar, Ricki Roganda Sitepu, Rizky Romansyah, Susilo Bambang Yudhoyono, Tjokorda Bagus Wiratmaja, Tony Siswoyo, Willy Himawan, Zusfa Roihan serta para seniman cilik yakni Jaden Anders (Tangerang Selatan), Navya Adiba Zahra (Malang), I Gusti Ayu Mirah Djelantik (Bali), Darka Astatanu Hasmanto (Yogyakarta), Garnetta Joy Pasalli (Bandung).
Baca juga: Fadli Zon: Seni budaya menjadi kekuatan yang menyatukan
Baca juga: Puluhan seniman gelar aksi melukis bersama di Museum SBY*Ani Pacitan
Baca juga: AHY salurkan Bansos hasil lelang lukisan Kuda Api
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.