Salut! Demi Anak, Ibu Tunawicara Ini Gigih Jualan Sushi Rp2 Ribuan di Bogor

Jakarta -

Punya keterbatasan tak membuat Nafi Anissa menyerah. Ibu tunawicara ini gigih berjualan sushi kaki lima demi menghidupi anak semata wayangnya. Berikut kisahnya.

Menjadi orang tua artinya harus siap dengan beban tanggung jawab yang dipikul. Terutama dalam memmnuhi kebutuhan hidup anaknya yang masih bayi dan masih bergantung pada orang tuanya.

Tidak sedikit orang tua yang rela bekerja keras demi memberikan kehidupan yang layak bagi anaknya. Misalnya seperti kiah Nasi Anissa yang dilansir dari Radar Bogor, (07/08/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nafi Anissa merupakan seorang ibu sekaligus penyandang disabilitas tunawicara, yang gigih mencari nafkah dengan berjualan sushi. Ia berjualan di kawasan Simpang Bambu Kuning, Bojonggede, Bogor.

Salut! Demi Anak, Ibu Tunawicara Ini Gigih Jualan Sushi Rp2 Ribuan di BogorDitemani adiknya, seorang ibu muda tunawicara gigih jualan sushi kaki lima. Foto: Radar Bogor

Pekerjaan tersebut tetap dijalani Nafi sambil mengasuh anaknya yang masih berusia 2,5 tahun. Ia berusaha memenuhi kebutuhan buah hati dari hasil berjualan sushi setiap hari.

Perjuangan Nafi semakin berat karena ia menjadi salah satu tulang punggung keluarganya karena sang ayah terserang stroke. Kondisi tersebut membuatnya harus tetap bekerja meski banyak tanggung jawab yang perlu dijalani.

"Dia tulang punggung keluarga, terus aku masih sekolah, dan ayah juga belum bisa kerja karena sakit stroke," ujar adik Nafi yang menemani Nasi berjualan setiap hari.

Selain kebutuhan keluarga, Nafi juga harus memikirkan kebutuhan anaknya. Salah satunya adalah membeli susu untuk buah hatinya yang masih kecil.

Sushi menjadi pilihan Nafi untuk mendapatkan penghasilan dari usaha sederhana yang dijalaninya. Harga makanan yang ditawarkan juga cukup terjangkau untuk berbagai kalangan.

Salut! Demi Anak, Ibu Tunawicara Ini Gigih Jualan Sushi Rp2 Ribuan di BogorKerja kerasnya dilakukan demi anak semata wayang dan membantu keluarganya. Foto: Radar Bogor

Nafi menawarkan sushi gaya kaki lima dengan topping yang sederhana. Seperti sushi yang diberi topping sosis dan beberapa jenis saus di atasnya.

"Ini kita jualan sushi, harganya mulai dari Rp2.000 sampai Rp8.000," tutur adik Nafi.

Namun, berjualan bukan perkara mudah bagi Nafi yang merupakan tunawicara. Kondisi tersebut terkadang membuat komunikasi dengan pembeli menjadi tantangan tersendiri.

"Kadang ada beberapa yang nggak tahu, jadi orang nanya, kok pakai saus ini, terus sausnya mau dipisah," jelas adik Nafi.

Walaupun begitu, Nafi tetap tak patah semangat. Dibantu oleh adiknya, ia tak gentar untuk tetap terus semangat bekerja dan menghidupi anak serta keluarganya.

Kisahnya ini mendapat banyak pujian dari netizen yang mendoakan agar dagangan Nafi selalu laris dan penuh berkah.

(dfl/adr)