Samar Jadi Bungkus Makanan, Vape Narkoba dari Malaysia Akhirnya Terbongkar

AKURAT.CO Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggagalkan penyelundupan cartridge vape yang mengandung cairan etomidate dari Malaysia melalui jalur laut di Batam, Kepulauan Riau.

Dalam operasi gabungan tersebut, enam orang diamankan beserta berbagai barang bukti narkotika senilai miliaran rupiah.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Aswin Sipayung mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari hasil pemetaan intelijen terkait aktivitas penyelundupan narkotika melalui jalur laut ilegal menuju Batam.

Berbekal informasi tersebut, tim gabungan bergerak melakukan penggerebekan di empat lokasi berbeda pada Selasa (28/7/2026).

Hasilnya, enam tersangka berinisial BAP, ED, NC, TFS, AJ, dan DA berhasil ditangkap.

Aswin mengungkapkan jaringan ini memanfaatkan jalur pelabuhan tidak resmi (pelabuhan tikus) untuk memasukkan barang dari Malaysia ke Indonesia.

Agar tidak terdeteksi petugas, para pelaku menyamarkan cartridge vape dengan mengemasnya menggunakan plastik vakum hingga menyerupai kemasan makanan ringan.

"Ini bentuk penyamaran yang sangat rapi. Tujuannya jelas, untuk mengelabui petugas dan diedarkan ke masyarakat umum, khususnya anak muda," ujar Aswin, Minggu (2/8/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas menyita 170 cartridge vape berisi etomidate, 12 botol vial etomidate, 1.076,18 gram serbuk MDMA, 50 gram sabu, 10 butir ekstasi, 86 butir Happy Five, 25,6 gram ketamin, serta 88 perangkat vape berikut alat pengemasan yang digunakan untuk menyamarkan barang.

BNN memperkirakan pengungkapan jaringan tersebut berhasil mencegah sekitar 13.964 orang menjadi korban penyalahgunaan narkotika. Sementara itu, total nilai ekonomi barang bukti yang diamankan diperkirakan mencapai Rp5,1 miliar.

"Pengungkapan ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 13.964 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika, dengan nilai barang bukti mencapai Rp5,1 miliar," kata Aswin.

Baca Juga: Korban Tewas Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Bertambah Jadi 5 Orang, 227 Penumpang Selamat