SEA V Cup: Incar Tiket Final, Timnas Voli Putra Indonesia Siapkan Taktik Khusus Hancurkan Vietnam

Asisten Pelatih Timnas Voli Indonesia Putra, Nur Widayanto, menyampaikan bahwa jajaran pelatih telah mengantongi evaluasi penting demi memuluskan langkah Farhan Halim dan kawan-kawan ke partai puncak.

Sektor outside hitter (OH) dan opposite (OP) diinstruksikan untuk tampil lebih berani saat servis.

"Untuk strategi lawan Vietnam besok, kami tetap akan berusaha memperbaiki kualitas servis kita, terutama pemain yang berposisi sebagai OH & OP untuk servis lebih berani agar menyulitkan Vietnam dalam menyerang," kata Nur Widayanto.

"Hal itu juga akan kami imbangi dengan berusaha agar besok penerimaan bola kami lebih bagus."

Bungkam Tuan Rumah Filipina untuk Segel Tiket Semifinal SEA V Cup

Kepastian Indonesia melangkah ke babak empat besar didapat setelah skuat asuhan Reidel Toiran sukses membungkam tuan rumah Filipina pada laga kedua Pul A di Candon City Arena, Candon, Filipina, Jumat (17/7/2026). Skuad Merah Putih menang dengan skor 3-0 (25-20, 25-23, 27-25).

Meski diteror ribuan suporter lawan, mentalitas juara Asia milik Indonesia tidak goyah. Pada set pertama, Indonesia langsung menurunkan kekuatan utama untuk memegang kendali permainan.

https://www.akurat.co/arena/872359/sea-v-cup-pbvsi-resmi-lepas-timnas-voli-indonesia-putra-ke-filipina-targetkan-gelar-juara

"Pada set pertama kami memasang tim utama. Untuk mengantisipasi serangan Filipina tidak terlalu sulit karena bola sisa atau bola kedua mereka cenderung tinggi," ungkap Nur menjelaskan jalannya laga pembuka.

Memasuki set kedua dan ketiga, tim pelatih mulai berani melakukan rotasi. Nama-nama seperti Dio Zulfikri, Rama Fazza, Tedi Oka, Sigit Ardian, hingga Ahmad Gumilar diberi kesempatan unjuk gigi menggantikan pilar inti seperti Alfin Daniel dan Fauzan Nibras.

Langkah ini diambil karena tim pelatih percaya dengan kedalaman skuad Garuda yang memiliki kualitas merata antara pemain inti dan pelapis.

Terlebih, rotasi ini penting sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju ajang yang lebih besar seperti Asian Games.

"Setelah melihat materi tim Filipina, kami memiliki rencana untuk mencoba rotasi. Hal itu penting karena kami mempunyai kedalaman skuat yang bagus. Kualitas pemain inti dan cadangan tidak terlalu jauh," urai Nur.

Meski permainan sempat kehilangan kestabilan di set ketiga akibat receive yang kurang sempurna hingga tertinggal 12-17 dan menghadapi set point lawan di angka 23-24, mental baja skuad Garuda berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan dramatis 27-25.

Kemenangan atas Filipina kian menegaskan dominasi Indonesia di fase grup. Sebelumnya pada laga pembuka, Kamis (16/7/2026), tim peringkat 44 dunia ini juga sukses melibas Kamboja dengan skor meyakinkan 3-0 (25-18, 25-18, 25-21).

Raihan dua kemenangan straight set alias tanpa kehilangan satu set pun di fase grup menjadi modal berharga bagi Indonesia kala bersua Vietnam untuk berebut tiket ke partai final.

Evaluasi taktis yang disiapkan Coach Toiran dan Nur Widayanto diharapkan mampu meredam ambisi Vietnam dan membawa Indonesia selangkah lebih dekat untuk gelar juara SEA V Cup.