Sejumlah BUMN Cetak Pertumbuhan Laba pada Semester I 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:13 WIB

VIVA – Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat pertumbuhan laba pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut terlihat di berbagai sektor, mulai dari pertambangan, pupuk, semen, perkebunan, jasa keuangan, logistik, perbankan, hingga energi.

Baca Juga

Hal tersebut dipaparkan Managing Partner BUMN Research Group LM FEB UI Toto Pranoto. Ia mengatakan, kinerja positif terlihat pada BUMN papan atas yang menunjukkan kinerja stabil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut saya kinerja solid masih ditunjukan BUMN blue chips yang sedari dulu menjadi motor penggerak revenue dan profit total BUMN. Misal kinerja Himbara di sektor perbankan, sektor mineral dan hasil tambang, sektor telco dan Pertamina," ujar Toto, dikutip dari keterangannya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca Juga

Menurut Toto, kinerja BUMN di bawah Danantara masih sangat berpotensi semakin meroket. Ini seiring langkah streamlining BUMN yang mendorong efisiensi jumlah perusahaan negara akan semakin efektif dan efisien. 

Ia menilai perbaikan kinerja BUMN perlu terus didorong melalui proses streamlining atau penataan dan konsolidasi perusahaan negara. "Harapan saya supaya proses streamlining BUMN bisa dipercepat sehingga perbaikan kinerja bisa lebih cepat dilaksanakan," lanjut Toto.

Baca Juga

Berdasarkan laporan keuangan semester I 2026, PT Timah mencatat pertumbuhan laba paling tinggi dalam daftar tersebut. Perusahaan tambang tersebut membukukan laba bersih Rp2,71 triliun, naik 804,7 persen dibandingkan Rp300 miliar pada semester I 2025.

PT Pupuk Indonesia juga mencatat pertumbuhan signifikan. Laba bersih perusahaan mencapai Rp8,51 triliun, tumbuh 253 persen dari Rp2,41 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Selanjutnya, PT Semen Indonesia membukukan kenaikan laba 196,5 persen, dari Rp65,24 miliar menjadi Rp193,46 miliar. Di sektor perkebunan, PT Agrinas Palma Nusantara mencatat pertumbuhan laba 150 persen menjadi Rp890 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertumbuhan juga tercatat pada sektor jasa keuangan dan logistik. PT Pegadaian membukukan kenaikan laba 84,6 persen menjadi Rp6,59 triliun. Sementara itu, PT Pelindo mencatat pertumbuhan 60,4 persen dengan laba Rp2,57 triliun.

PTPN IV PalmCo juga mencatat kenaikan laba sebesar 54 persen menjadi Rp3,23 triliun. Adapun Bank Tabungan Negara (BTN) membukukan pertumbuhan laba 40,8 persen menjadi Rp2,40 triliun.

Halaman Selanjutnya

Bank Mandiri turut mencatat pertumbuhan laba pada semester I 2026. Salah satu bank pelat merah terbesar di Indonesia tersebut membukukan laba Rp30,41 triliun, naik 24,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.