Sekjen PBB Desak Pencabutan Segera Semua Sanksi Terhadap Suriah

Bagikan:

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Hari Minggu mendesak pencabutan semua sanksi yang dikenakan pada Suriah selama era penguasa yang digulingkan Bashar al-Assad.

"Saya menyambut baik langkah-langkah yang telah melonggarkan sanksi, dan membuka kemungkinan baru untuk pemulihan ekonomi, tetapi semua sanksi ini harus segera dicabut," kata Guterres dalam konferensi pers di Damaskus, melansir Al Arabiya dari AFP (27/7).

Pemerintahan baru Suriah, yang berkuasa pada Desember 2024, berupaya untuk membuka lembaran baru setelah lebih dari 13 tahun perang, dan untuk menghidupkan kembali ekonomi serta membangun kembali infrastruktur dan lembaga-lembaga.

Negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat telah mulai mencabut sanksi ekonomi terhadap Suriah. Namun, investor tetap berhati-hati, karena Bank Dunia memperkirakan rekonstruksi pasca-perang negara itu dapat menelan biaya 216 miliar dolar AS.

"PBB berdiri bersama rakyat Suriah pada saat yang krusial ini. Dan saya datang membawa seruan sekuat tenaga kepada komunitas internasional, seruan untuk tidak menyia-nyiakan upaya apa pun untuk mendukung rakyat Suriah dan mendukung pemerintah Suriah," jelas Sekjen Guterres.

"Suriah saat ini berada di persimpangan jalan," tambahnya.

Guterres sendiri merupakan kepala PBB pertama yang mengunjungi Suriah sejak pendahulunya, Ban Ki-moon, pada tahun 2009, dua tahun sebelum dimulainya perang Suriah yang menewaskan setengah juta orang.

"Suriah membutuhkan investasi pada rakyatnya, ekonominya, dan lembaga-lembaganya. Suriah membutuhkan dukungan untuk memulihkan layanan-layanan penting, membangun kembali infrastruktur, dan menghidupkan kembali mata pencaharian,"' katanya.

BACA JUGA:


Suriah juga membutuhkan bantuan "untuk kepulangan pengungsi dan orang-orang yang mengungsi di dalam negeri secara aman, sukarela, dan bermartabat," tambahnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+

Populer

Jakarta Cerah, Bogor Sejuk, Bekasi Terpanas! Ini Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 27 Juli

27 Juli 2026, 06:25

Bordeaux di Prancis Terancam Dilalap Si Jago Merah, Walkotnya Ogah Evakuasi Warga

27 Juli 2026, 01:02

Imigrasi Tanjung Priok Gelar Layanan Paspor Akhir Pekan di Car Free Day Jakarta

27 Juli 2026, 00:05

Malaysia Tahan Pekerja Migran Indonesia Ibu Bocah 5 Tahun yang Tewas dengan Luka Memar

27 Juli 2026, 03:14

Kebakaran Hutan Spanyol Mulai Terkendali, 121.000 Warga Masih Terdampak

27 Juli 2026, 05:16