Shin Tae-yong ungkap hubungannya dengan Erick Thohir

Shin Tae-yong ungkap hubungannya dengan Erick Thohir

Selasa, 1 September 2026 17:06 WIB

Image Print

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) bersama Shin Tae-yong, saat menjadi pelatih Timnas Indonesia, berpose bersama dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (14/8/2024). (ANTARA/HO-Akun instagram @erickthohir)

Jakarta (ANTARA) - Mantan pelatih timnas Indonesia yang kini menjadi pelatih kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) mengungkapkan hubungannya dengan Ketua Umum Erick Thohir.

STY dan Erick bertemu pada acara seremonial kick-off BRI Super League 2026/27 di Jakarta, Selasa. Ini adalah pertemuan pertama keduanya setelah STY dipecat oleh PSSI, yang saat itu dipimpin oleh Erick, dari posisi pelatih tim Garuda pada Januari tahun lalu.

"Gak ada (hubungan) baik atau (hubungan) gak baik, kan ini baru pertama kali bertemu juga setelah itu (dipecat)," kata STY kepada awak media.

Pelatih asal Korea Selatan itu dikontrak PSSI sebagai pelatih timnas Indonesia pada awal 2020, dengan ia memimpin tim Garuda selama lima tahun di berbagai ajang internasional, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2023.

Tak hanya melatih tim senior, STY selama di Indonesia juga menahkodai tiga tim kelompok umur, yaitu tim U19, tim U20, dan juga tim U23 yang dibawanya menembus semifinal Piala Asia U23 2024.

STY kemudian mengakhiri jabatannya sebagai pelatih tim nasional pada 6 Januari 2025, sekitar dua pekan setelah pertandingan terakhirnya bersama Indonesia ketika melawan Filipina pada ajang Piala AFF 2024.

"Senang bertemu kembali dan bertemu lagi senang dong pasti," kata dia.

Lebih lanjut, pada kesempatan berbeda STY mengaku sangat senang bisa kembali ke Indonesia sebagai pelatih klub Persija.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Shin Tae-yong ungkap hubungan terkini dengan Erick Thohir

Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.