Sterilisasi pelabuhan bukan sekadar penataan kawasan, melainkan perubahan budaya operasional yang memastikan setiap aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung secara aman, tertib dan sesuai standar
Banyuwangi (ANTARA) - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Widodo pada hari pertama implementasi penuh sterilisasi pelabuhan penyeberangan termasuk lintasan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) menjadi tonggak penting transformasi layanan penyeberangan nasional.
"Sterilisasi pelabuhan bukan sekadar penataan kawasan, melainkan perubahan budaya operasional yang memastikan setiap aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung secara aman, tertib dan sesuai standar," kata Heru dalam keterangan tertulis dikonfirmasi di Banyuwangi, Rabu.
Dia meyakini bahwa pelabuhan yang aman akan melahirkan perjalanan yang nyaman dan operasional yang semakin andal serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan penyeberangan.
Baca juga: Gapasdap sebut sterilisasi pelabuhan Ketapang-Gilimanuk perkuat tata kelola
Pada hari pertama implementasi sterilisasi pelabuhan hari ini (Rabu, 5/8) lanjut dia, pengendalian kawasan pelabuhan berjalan sesuai rencana melalui pengaturan akses yang lebih tertib, pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung operasional, penataan aktivitas di area pelabuhan, serta penguatan pengawasan melalui sinergi bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan.
"Upaya ini menjadi fondasi penting dalam membangun budaya operasional yang semakin disiplin dan sekaligus memastikan seluruh aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung sesuai standar keselamatan dan keamanan," kata Heru.
Baca juga: ASDP terapkan penuh sterilisasi pelabuhan Ketapang-Gilimanuk pekan ini
Pantauan hari pertama implementasi penuh sterilisasi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, suasana pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk itu terlihat lebih tertata dibandingkan sebelumnya.
Petugas keamanan pelabuhan juga aktif melakukan pemeriksaan terhadap orang yang masuk ke area pelabuhan, dan bahkan pengunjung juga diminta mengisi buku tamu dan diberi tanda pengenal (id card) tamu.
Tak hanya itu, seiring diterapkannya sterilisasi pelabuhan, para pedagang asongan juga tampak mengenakan rompi warna kuning.
Baca juga: Rute Ketapang-Lembar diusulkan dibuka kembali cegah antrean panjang
Baca juga: Legislator: ASDP segera tingkatkan kapasitas Pelabuhan Ketapang
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.