Sudaryono Tegaskan Zero Tolerance Praktik Korupsi dan Hengki Pengki di BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Rabu, 22 Juli 2026.

Baca Juga

Usai dilantik, Sudaryono menegaskan bahwa dirinya zero tolerance terhadap praktik korupsi dan hengki-pengki di lingkungan BGN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Doakan kami semua untuk bisa amanah dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya, zero toleran untuk praktik-praktik korupsi dan hengki-pengki dan copet-copetan sebagaimana barangkali ini yang paling dibenci oleh seluruh rakyat Indonesia," kata Sudaryono kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Baca Juga

Sudaryono juga menegaskan dirinya akan fokus memperbaiki tata kelola BGN dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Semua yang tidak transparan dan tersembunyi akan dibereskan oleh Sudaryono.

"Yang sembunyi-sembunyi tidak boleh lagi terjadi dan segalanya harus terang-benderang. Ini adalah anggaran besar yang bersumber dari rakyat dan harus diperuntukkan untuk rakyat," tegas dia.

Baca Juga

Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Nanik juga telah berpamitan dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan jantung.

Pengunduran diri ini disampaikan langsung oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan melalui akun instagram resminya.

"Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligusmengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," kata Dirga, dikutip Rabu, 22 Juli 2026.

Sementara itu, Nanik S Deyang melalui akun facebook-nya juga menyampaikan bahwa dirinya telah pamit langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Nanik mengatakan dirinya mundur karena ingin menjalani pengobatan di luar negeri terkait penyakit jantung yang diidapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit (kepada) Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu, 22 Juli 2026 saya berangkat," ucap Nanik.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," sambung dia

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang

Gerindra Tepis Kabar Nanik Mundur dari BGN karena Kasus Korupsi

Sebelumnya, Nanik menyatakan mengundurkan diri karena ingin menjalani pengobatan penyakit jantung. Dia mengaku telah melapor dan berpamitan dengan Presiden Prabowo

VIVA.co.id

22 Juli 2026