Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, memastikan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dilakukan secara tepat sasaran melalui verifikasi berjenjang untuk menjaga akses pangan masyarakat sekaligus membantu kelompok rentan menghadapi tekanan ekonomi.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumedang di Sumedang, Kamis, Iwan Gustiwawan mengatakan mekanisme penyaluran CPPD dilakukan dengan memastikan data penerima sesuai kondisi di lapangan sebelum bantuan didistribusikan.
"Penyaluran dilakukan melalui proses verifikasi mulai dari desa, kecamatan, hingga petugas teknis agar penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kebutuhan," katanya.
Ia menjelaskan, verifikasi penerima melibatkan pemerintah desa, kecamatan, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang hasilnya tersebut kemudian disusun dalam daftar nominatif sebagai dasar penyaluran bantuan.
Menurut dia, mekanisme tersebut dilakukan agar cadangan pangan pemerintah daerah tidak hanya tersedia, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Daftar nominatif menjadi acuan supaya distribusi beras CPPD berjalan transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang, jumlah penduduk miskin di daerah itu pada 2025 mencapai 105,82 ribu orang atau 8,81 persen dari total penduduk. Adapun garis kemiskinan tercatat sebesar Rp436.490 per kapita per bulan.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu memastikan bantuan pangan menyasar kelompok masyarakat yang mengalami keterbatasan akses ekonomi, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Selain itu, penyaluran CPPD juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan daerah. Stok CPPD Kabupaten Sumedang per 27 Juli 2026 tercatat sebanyak 321,1 ton beras yang disiapkan sebagai cadangan strategis menghadapi kondisi rawan pangan.
Ia menambahkan, pengawasan distribusi dilakukan mulai dari proses penyaluran hingga bantuan diterima masyarakat untuk memastikan tidak terjadi kendala maupun penyimpangan.
"Pengawasan tetap dilakukan agar bantuan yang sudah disiapkan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat penerima," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sumedang pastikan CPPD tepat sasaran melalui verifikasi berjenjang
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.