Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM di SPBU, Pertamina Buka Suara

Jakarta, CNN Indonesia --

Pertamina Patra Niaga menegaskan belum ada kebijakan nasional yang melarang sepeda motorĀ Suzuki Thunder mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Larangan yang belakangan muncul di sejumlah SPBU disebut kebijakan masing-masing pengelola SPBU.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun menjelaskan pada prinsipnya Pertamina mendukung penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran. Karena itu, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, diimbau menggunakan BBM subsidi secara wajar dan sesuai kebutuhan normal.

"Terkait merek tertentu, hal ini tidak menjadi batasan atau kekhususan. Bahkan berdasarkan pernyataan Ketua Umum Club Motor tersebut, tidak ada kendala dalam pengisian BBM di SPBU karena memang digunakan untuk kegiatan sehari-hari secara wajar," kata Roberth dalam keterangan tertulis, Senin (20/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, ia mengakui di lapangan masih ditemukan oknum yang memanfaatkan Suzuki Thunder dengan tangki yang telah dimodifikasi melebihi kapasitas standar pabrikan untuk melakukan pengisian BBM secara berulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi latar belakang munculnya kebijakan di sejumlah SPBU.

"Hal ini yang membuat kebijakan tersebut muncul dengan semangat yang positif untuk pemerataan suplai dan tidak ada maksud mendiskreditkan merek tertentu," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah SPBU di Jakarta dan Bekasi terlihat memasang pemberitahuan larangan pengisian BBM menggunakan Suzuki Thunder. Informasi ini dipasang dalam bentuk selebaran di sekitar dispenser maupun spanduk di area SPBU.

Tak hanya Suzuki Thunder, sejumlah SPBU juga melarang pengisian BBM menggunakan motor dengan tangki yang telah dimodifikasi serta pembelian menggunakan jeriken.

Seperti dilaporkan detik pada Jumat (17/7), kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya mencegah dugaan penyalahgunaan BBM, mengantisipasi pembelian berulang yang diduga akan dijual kembali secara eceran, sekaligus menjaga distribusi BBM agar tetap tepat sasaran.

Namun berdasarkan pantauan, penerapan larangan tersebut belum berlaku secara merata. Masih banyak SPBU di Jakarta dan Bekasi yang tetap melayani pengisian BBM menggunakan Suzuki Thunder selama tidak ditemukan indikasi pelanggaran.

Suzuki Thunder sendiri dikenal memiliki kapasitas tangki yang lebih besar dibanding sebagian besar motor sekelasnya. Kondisi ini membuat motor tersebut kerap digunakan oleh sebagian pedagang bensin eceran untuk mengumpulkan stok BBM. Tak sedikit pula unit yang telah dimodifikasi agar mampu menampung bahan bakar lebih banyak.

Di Indonesia, Suzuki Thunder dipasarkan dalam dua model, yakni Thunder 250 yang meluncur pada 1999 sebelum dihentikan pada 2005, serta Thunder 125 yang dipasarkan sejak 2004 hingga akhirnya berhenti diproduksi pada 2015.

Kedua model itu sama-sama dibekali tangki berkapasitas 15 liter karena dirancang sebagai motor bergaya touring untuk perjalanan jarak jauh.

(ryh/mik)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]