Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Kota Surabaya memperluas akses penyerapan kepada tenaga kerja di kota setempat dalam rangka mengurangi angka pengangguran terbuka.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya Agus Hebby Djuniantoro di Surabaya, Jumat mengatakan penyerapan tenaga kerja dilakukan dengan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
"Sampai dengan Juli 2026 tercatat sebanyak 5.120 tenaga kerja telah ditempatkan. Kami terus membuka berbagai akses agar warga Surabaya memiliki kesempatan masuk ke dunia kerja sesuai kompetensinya," tuturnya.
Ia mengatakan, saat ini penempatan tenaga kerja berasal dari sejumlah jalur, di antaranya rekrutmen reguler perusahaan sebanyak 2.952 orang, Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK dan perguruan tinggi sebanyak 1.615 orang, penempatan tenaga kerja luar negeri 166 orang, pelatihan dan sertifikasi 120 orang, lowongan kerja aktif melalui ASSIK 160 orang, serta job fair sebanyak 107 orang.
"Hingga Juli 2026, sebanyak 5.120 tenaga kerja baru telah ditempatkan melalui berbagai skema penempatan kerja," katanya.
Ia mengemukakan, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang tercatat sebesar 4,84 persen dan tahun ini ditargetkan turun menjadi 4,47 persen.
"Untuk mencapai target tersebut, Disperinaker Surabaya membidik penyerapan 8.838 tenaga kerja baru sepanjang 2026," katanya.
Menurut Hebby, upaya memperluas lapangan kerja juga dilakukan dengan memastikan pembangunan yang dibiayai APBD memberikan manfaat bagi masyarakat setempat seperti proyek konstruksi yang dikerjakan Pemkot Surabaya.
Hingga Agustus 2026, terdapat 1.820 pekerjaan konstruksi yang telah berkontrak dari total 3.048 rencana pekerjaan konstruksi Pemkot Surabaya pada 2026.
"Dari pekerjaan yang telah berjalan tersebut, sebanyak 884 tenaga kerja lokal ber-KTP Surabaya telah terserap, sedangkan hingga akhir tahun direncanakan terdapat tambahan penyerapan sebanyak 936 tenaga kerja lokal," tuturnya.
Selain melalui proyek pemerintah, kata dia, peluang kerja juga tumbuh dari aktivitas investasi yakni terdapat 368 perusahaan yang melakukan investasi di Kota Surabaya dengan total penyerapan sebanyak 32.718 pekerja.
"Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen atau lebih dari 16 ribu pekerja merupakan warga ber-KTP Surabaya," katanya.
Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.