Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:14 WIB
VIVA – Olahraga raket menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik yang semakin diminati masyarakat Indonesia. Tidak hanya menawarkan permainan yang kompetitif, olahraga jenis ini juga dapat menjadi cara menyenangkan untuk menjaga kebugaran sekaligus memperluas pertemanan.
Baca Juga
Memasuki 2026, tenis dan padel menjadi dua olahraga raket yang paling mencuri perhatian. Keduanya memiliki karakter permainan berbeda, tetapi sama-sama mengandalkan gerak aktif, koordinasi tubuh, kelincahan, serta konsentrasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tren tersebut juga tidak lepas dari pertumbuhan komunitas olahraga di berbagai kota. Sejumlah komunitas bahkan rutin mengadakan latihan bersama dan turnamen sehingga olahraga raket tidak lagi sekadar aktivitas individu, melainkan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan aktivitas sosial.
Baca Juga
Berikut deretan olahraga raket yang dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan aktivitas fisik, dengan tenis dan padel sebagai dua olahraga yang tengah paling ngetren.
1. Tenis, Latihan Kardio Sekaligus Koordinasi Tubuh
Baca Juga
Tenis merupakan olahraga raket yang dimainkan dengan memukul bola melewati net menuju area permainan lawan. Permainan dapat dilakukan secara tunggal maupun ganda.
Ciri khas tenis adalah lapangannya yang relatif luas sehingga pemain harus terus bergerak mengejar bola. Pergerakan tersebut dapat berupa berlari, melakukan sprint pendek, berhenti secara cepat, mengubah arah, hingga memukul bola dari berbagai posisi.
Dari sisi kesehatan, tenis dapat menjadi latihan kardiorespirasi yang cukup aktif. Gerakan berulang selama permainan membantu meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru, sekaligus melatih kekuatan serta koordinasi tubuh.
Tenis juga menuntut pemain untuk mempertahankan keseimbangan dan melakukan gerakan eksplosif. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara olahraga tenis dan adaptasi kepadatan mineral tulang, meski manfaatnya dapat berbeda berdasarkan usia, durasi, intensitas, serta pola latihan.
Selain aspek fisik, tenis membutuhkan konsentrasi tinggi. Pemain harus membaca arah bola, memperkirakan posisi lawan, mengambil keputusan dalam waktu singkat, dan mengatur strategi selama pertandingan.
Dengan demikian, tenis dapat menjadi pilihan olahraga yang menggabungkan latihan fisik, koordinasi, kecepatan, keseimbangan, dan kemampuan berpikir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
2. Padel, Olahraga Raket yang Makin Populer
Jika tenis sudah lama dikenal masyarakat Indonesia, padel merupakan pendatang baru yang pertumbuhannya cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Halaman Selanjutnya
Padel menggabungkan sejumlah unsur tenis dan squash. Permainan umumnya dilakukan secara ganda di lapangan berukuran 10 x 20 meter yang dikelilingi dinding atau panel. Raketnya tidak menggunakan senar seperti raket tenis, melainkan berbentuk padat dengan lubang-lubang pada permukaannya. Bola yang digunakan menyerupai bola tenis.