Quebec -
Sebuah insiden terjadi di Bandara Kanada. Seorang petugas apron tewas tertabrak pesawat penumpang.
Korban adalah Oscar Robayo (39), ia bekerja di area apron Bandara Internasional YUL Montreal-Trudeau di Quebec. Senin (24/8/2026) malam, Robayo sedang melakukan operasi darat untuk maskapai berbiaya rendah French Bee.
Pesawat Airbus A350 itu sedang bersiap menuju Paris, menurut Dewan Keselamatan Transportasi Kanada (TSB). Pesawat diduga sedang mundur dan menabrak Robayo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Matthieu Douvenou, seorang penumpang di pesawat tersebut, kemudian mengatakan kepada CBC bahwa ia merasakan hentakan tiba-tiba saat duduk menunggu lepas landas.
"Saya bisa melihat roda pendaratan depan," ujarnya.
Doubenou mengatakan bahwa pesawat itu sedang bergerak mundur saat hentakan terjadi.
"Saya segera menyadari bahwa sesuatu yang sangat serius telah terjadi. Bayangan kejadian itu masih terus terlintas di benak saya. Biasanya saya tidak takut terbang, tapi saat ini perasaan saya tidak tenang," ucapnya.
TSB menyatakan sedang menyelidiki tragedi ini, begitu pula kantor koroner Quebec. Sementara itu, pihak bandara menyampaikan penghormatan kepada Robayo melalui media sosial, mengungkapkan duka mendalam atas kepergiannya dan mengumumkan momen mengheningkan cipta untuk mengenangnya, yang dilaksanakan pada Rabu sore.
"Maskapai menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih korban, serta memberikan dukungan kepada rekan kerja dan seluruh tim yang terdampak oleh peristiwa ini," ucap maskapai kepada media The Independent UK.
Presiden dan CEO Aeroports de Montreal, Yves Beauchamp ikut berdoa dan memberi simpati kepada keluarga korban. Saat ini kronologi pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan.
"Di masa sulit ini, doa dan simpati kami tertuju kepada keluarga, orang-orang terkasih, dan rekan kerja karyawan tersebut; kami menyampaikan simpati mendalam serta belasungkawa yang tulus kepada mereka," ucapnya.
(bnl/ddn)