:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4745661/original/068742800_1708212784-000_34JN7AY.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Barcelona berada di posisi terdepan untuk merekrut Rodri setelah pembicaraan sang gelandang Manchester City dengan Real Madrid kandas. Dikutip dari Sport, tiga keberatan sang pemain berperan besar dalam keputusannya.
Sepanjang musim panas, Rodri berada di jalur kuat menuju Real Madrid dan bahkan dikabarkan sudah sepakat secara personal. Spekulasi kepindahan ke Santiago Bernabeu itu meredup ketika negosiasi mandek, membuka jalan bagi Barcelona.
Menurut Ramon Alvarez, seperti dikutip Sport, Rabu (12/8/2026), proses ini berawal usai Piala Dunia 2026 dan berlanjut ke pertemuan resmi yang turut dihadiri perwakilan Madrid.
Tiga Keberatan Rodri Ke Real Madrid
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496686/original/027173500_1770573732-florian_wirtz_liverpool_menjaga_rodrigo_manchester_city_liga_utama_inggris.jpg)
Perbesar
Alvarez menyebut komunikasi dimulai segera setelah turnamen akbar tersebut dan berujung pada tatap muka dengan salah satu petinggi Madrid.
"Setelah Piala Dunia ada kontak dengan pemain. Kemudian ada pertemuan dengan Jose Angel Sanchez yang mewakili Madrid dan Rodri hadir secara langsung," ujar Ramon Alvarez seperti dikutip Sport, Rabu (12/8/2026).
Dalam forum itu, Rodri disebut tidak menutup pintu untuk Madrid, tetapi ia mengajukan sejumlah catatan yang krusial bagi masa depannya.
"Pada pertemuan itu, Rodri terbuka untuk bergabung dengan Madrid, tetapi dia menyampaikan tiga keberatan yang pada akhirnya mungkin menjadi penentu," kata Ramon Alvarez.
Dua keberatan pertama berkaitan dengan lambannya pergerakan Madrid dan munculnya informasi yang dinilai merugikan citra minat klub terhadap dirinya.
"Keberatan pertama dan kedua adalah mereka membutuhkan waktu terlalu lama untuk mengejarnya. Selain itu, terlalu banyak kebocoran informasi yang menyebut Florentino Perez tidak menginginkannya," jelas Ramon Alvarez.
Isu Masalah di Ruang Ganti Real Madrid
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412650/original/001208800_1683019981-000_326737G.jpg)
Perbesar
Alvarez juga menyebut ada kekhawatiran lain dari sang gelandang terkait dinamika internal tim di ibu kota Spanyol.
"Masalah ketiga adalah Rodri mengatakan bahwa dia mendapat informasi mengenai adanya persoalan di ruang ganti Madrid," ungkap Ramon Alvarez.
Pihak Madrid disebut telah memberikan penjelasan atas situasi tersebut. Namun, keraguan Rodri tak sepenuhnya hilang.
Menurut laporan yang sama, Los Blancos baru bergerak serius setelah memastikan kondisi lutut Rodri baik. Performa gelandang 30 tahun itu bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, yang mengantarnya dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen, turut mendorong Los Blancos mempercepat langkah.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Rodri sempat kembali membuka peluang. Madrid mulai melakukan pembicaraan dengan Manchester City terkait transfer. Pada momen krusial itu, prioritas klub justru bergeser ke operasi lain, termasuk memburu Yan Diomande dan memperpanjang kontrak Vinicius Junior. Barcelona memanfaatkan celah tersebut untuk masuk mendekati sang pemain.