Jakarta -
Jadi restoran Coach pertama di dunia, The Coach Restaurant di Jakarta menghadirkan hidangan steak hingga martini dengan konsep ala New York. Begini keistimewaannya!
Resmi dibuka pada 2024 lalu, The Coach Restaurant yang berlokasi di West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, menjadi restoran pertama milik rumah mode asal New York tersebut.
Dua tahun berselang, The Coach Restaurant kini jadi destinasi makan 'cantik' di Jakarta yang menawarkan beragam makanan dan minuman ala New York.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Interior The Coach Restaurant Jakarta. Foto: detikFood
Suasana dan menu-menunya didesain dengan konsep New York Style dengan sentuhan ornamen taxi cab ikonik di Amerika Serikat. Terdapat dua ruang makan private dengan hiasan ikonik Coach. Meski tampak mewah, tapi restoran ini mengusung konsep 'casiual dining' yang lebih santai.
Desain restorannya langsung digarap oleh Creative Director The Coach, Stuart Vevers yang bekerja sama dengan presiden Studio Sofiel, William Sofield.
Executive Chef The Coach Restaurant, Gabriel Jamias menjelaskan menu makanan yang menjadi favorit di restoran ini.
Berikut menu-menu andalan di The Coach Restaurant yang wajib dicoba.
| Detail Informasi The Coach Restaurant | |
| Nama Tempat Makan | The Coach Restaurant |
| Alamat | Grand Indonesia West Mall Arjuna Lobby, Jakarta Pusat. |
| No Telp | (021) 30049705 |
| Jam Operasional | 12.00 - 22.00 |
| Estimasi Harga | Rp 120.000 - Rp 1.000.000 |
| Tipe Kuliner | American Cuisines |
| Fasilitas |
|
1. Velvety Tomato Soup Jadi Menu Pembuka
Excecutive Chef Gabriel Jamias, The Coach Restaurant. Foto: detikFood
Memiliki pengalaman kuliner bekerja di Dubai hingga Singapura membuat Chef Gabriel Jamias memiliki banyak kreasi kuliner yang dituangkannya untuk The Coach Restaurant Jakarta.
"Konsep yang saya bawa untuk The Coach Restaurant di Jakarta ini sebenarnya cukup sederhana. Saya ingin membawa pengalaman bersantap di New York ke Jakarta, lewat makanan-makanan yang disajikan di sini," ujar Chef Gabriel dalam sesi wawancara eksklusif bersama detikFood (21/07/2026).
Velvety Tomato Soup di The Coach Restaurant. Foto: detikFood
Di menu pembuka, ada Velvety Tomato Soup (Rp120.000). Sup ini menggunakan tomat yang dipanggang secara perlahan, tekstur supnya creamy dengan potongan roti atau croutons sebagai pelengkapnya. Rasa supnya dominan asam creamy dari tomat yang masih hangat.
2. Menu Steak Andalan 'Coach'
Menu Skirt Steak (180g) di The Coach Restaurant. Foto: detikFood
Salah satu yang paling terkenal dari The Coach Restaurant adalah menu steak dan burgernya. Chef Gabriel mengungkapkan bahwa semua makanan di sini dibuat dengan teknik dan 'craftmanship' yang mencerminkan kualitas Coach sebagai rumah mode ternama di New York.
"Saya selalu mengedepankan 'craftmanship' yang sudah menjadi indetitas brand Coach. Kuncinya ada pada perhatian terhadap setiap detail, kualitas produk yang kami sajikan dan jual, serta tim yang bekerja di balik semuanya," jelas chef asal Filipina tersebut.
Skirt Steak (180g) di The Coach Restaurant. Foto: detikFood
Di menu steak, Chef Gabriel merekomendasikan Skirt Steak (180g). Menggunakan potongan daging wagyu Carrara MB6 (Rp390.000). Dengan tingkat kematangan medium, steak ini disajikan dengan butter 'C', yang terinspirasi dari logo Tabby Coach yang digunakan pada koleksi tas Coach.
Tekstur dagingnya juicy, tanpa tambahan bumbu atau saus rasanya sudah lezat dan creamy dari butter yang meleleh di atas daging.
3. Menu Burger dan Sandwich yang Jadi Favorit
Coach Very Honest Cheeseburger di The Coach Restaurant. Foto: detikFood
Coach Very Honest Cheeseburger (Rp240.000) menjadi salah satu menu klasik yang layak dicoba di The Coach Restaurant.
Spesial di menu ini, Chef Gabriel menggunakan perpaduan tiga jenis daging sapi yaitu chuck (sampil), sirloin, dan short rib sehingga menghasilkan patty yang tebal, juicy, dan kaya rasa.
Disajikan dengan extra sharp cheddar, acar buatan sendiri yang renyah dan segar, bawang putih cincang, serta waffle potato yang gurih karena digoreng dengan lemak bebek atau duck fat sebagai pelengkap.
"Bagi saya tak ada tantangan yang berarti saat menciptakan menu-menu makanan di sini. Bisa dibilang semua makanan di sini menggunakan sekitar 95% bahan lokal. Kecuali daging primary cut dan lobster serta tiram," ungkapnya.
"Tapi sisanya dari bumbu sampai rempah, semuanya berasal dari Indonesia. Saya cukup bangga dengan bahan-bahan makanan di Indonesia, bahkan saya baru kembali dari Sulawesi untuk mencari bahan dan rempah lokal untuk digunakan di sini," sambung Chef Gabriel.
Hot Chicken Sandwich di The Coach Restaurant. Foto: detikFood
Meski begitu, Chef Gabriel mengaku bahwa dia tidak banyak mengubah rasa makanan khas Amerika di The Coach Restaurant. Semuanya tetap dibuat autentik seperti makanan di New York.
Seperti menu Hot Chicken Sandwich (Rp200.000), menu ini menggunakan potongan ayam goreng krispi, dengan potato bun.
"Hot Chicken Sandwich ini populer di Amerika, tapi dari segi rasa menu makanan ini lebih familiar dan mudah disukai di sini. Pengalaman bersantap inilah yang ini kami hadirkan, jadi orang-orang tak perlu jauh-jauh ke New York untuk mencicipi makanan-makanan ini," pungkasnya.
4. Minuman dan Dessert di The Coach Restaurant
Aneka minuman di The Coach Restaurant. Foto: detikFood
Tentunya tak lengkap pengalaman bersantap di The Coach Restaurant, tanpa mencicipi aneka minuman dan dessertnya yang ikonik. Di menu non-alkohol, ada menu The Rexy Chocolate (Rp75.000), yang menggunakan 70% cokelat hitam dan tambahan oat serta almond milk yang creamy, tapi rasanya pas tidak terlalu manis.
Kalau mau minuman yang segar, ada Central Park Spritz (Rp85.000). Menggunakan Giffard Bitter, elderflower, soda, dan tonic dengan komposisi yang seimbang. Rasanya segar, ringan, dengan sensasi sparkling yang lembut.
Di minuman alcohol, ada Coachmen's Martini (Rp180.000). Ada dua jenis gin dan dua jenis vermouth yang digunakan sehingga menghasilkan cita rasa yang kompleks sekaligus seimbang. Dilengkapi olive isi blue cheese yang memberi sentuhan gurih di setiap tegukan.
20 Layer Chocolate Cake di The Coach Restaurant. Foto: detikFood
Terkahir, hidangan penutup yang paling favorit di sini yaitu 20 Layer Chocolate Cake (Rp185.000/slice). Kue cokelat ganache dengan karamel, serta lapisan lembutnya membuat kue ini jadi penutup yang pas usai makan-makan 'cantik' di The Coach Restaurant.
Ke depannya, Chef Gabriel Jamias dan tim akan terus menghadirkan inovasi serta menu-menu terbaru di The Coach Restaurant Jakarta. Untuk menu makanan dan minuman lainnya bisa cek di Instagram @thecoachrestaurant.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Wagyu MB5 Tenderloin, Sajian Spesial di Tahun Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)