matamata.com - The Sounds Project resmi membuka tirai perayaan terbesarnya tahun ini. Bukan sekadar konferensi pers biasa, momen ini menjadi deklarasi nyata bahwa festival yang lahir dari mimpi sederhana di bangku kuliah tersebut, kini siap kembali mengguncang Jakarta.
Mengusung tema Beyond Memories, The Sounds Project Vol. 9 akan diselenggarakan pada 7, 8, dan 9 Agustus 2026 berlokasi di Ecovention & Ecopark Ancol, Jakarta. Dengan membawa lebih dari 120 musisi Indonesia dan internasional selama tiga hari penuh, penyelenggaraan tahun ini dipastikan menjadi edisi paling ambisius dalam sejarah festival tersebut.
Berawal dari sebuah acara berskala kecil di lingkungan kampus lebih dari satu dekade lalu, The Sounds Project tumbuh secara organik dari komunitas. Kini, acara ini sukses bertransformasi menjadi salah satu festival musik terbesar di Indonesia yang selalu dipadati puluhan ribu penonton, dengan berbagai kategori tiket yang berulang kali ludes terjual berkat energi luar biasa di setiap gelarannya.
Deretan Bintang Utama Internasional dan Lokal
Tahun ini, pertemuan musisi global dipadukan dengan kekuatan musisi lokal yang tak kalah menggetarkan. Terdapat tiga nama besar yang dipastikan hadir sebagai headliner internasional:
- Neck Deep: Raksasa pop-punk asal Inggris (UK) ini siap menggebrak panggung lewat penampilan eksklusifnya di Asia Tenggara setelah sempat rehat selama musim panas.
- Nusantara Beat: Band internasional bernapaskan nuansa Indonesia yang diboyong langsung dari Belanda. Usai sukses membawa warna musik Nusantara ke panggung festival dunia, mereka akan tampil secara eksklusif di Indonesia hanya di panggung ini.
- JET: Band rock ikonik era 2000-an asal Australia ini hadir membawa gelombang nostalgia yang dijamin akan menghidupkan kembali soundtrack masa muda para generasi milenial.
Formasi global tersebut disempurnakan oleh deretan musisi terbaik kebanggaan Tanah Air. Nama-nama besar seperti Tulus, Bernadya, Raisa, Hindia, .Feast, Alkateri, Mahalini, Perunggu, IDGITAF, serta ratusan talenta musik Indonesia lainnya siap memeriahkan tiga hari festival dengan aksi panggung yang tak terlupakan.

Menciptakan Pengalaman Melampaui Kenangan
Perjalanan panjang festival ini turut dimaknai secara mendalam oleh sang inisiator.
"Menjaga konsistensi itu jauh lebih sulit daripada memulai. Dari awal kami masih kuliah, dengan segala keterbatasan, The Sounds Project hanya sebuah acara kecil dengan satu panggung. Tapi kami percaya, selama dijalankan dengan niat yang sama, festival ini bisa terus tumbuh bersama penontonnya," ujar Gerhana Banyubiru, selaku Festival Director.
Lebih lanjut, ia menjelaskan makna di balik tema tahun ini. "Buat saya pribadi, perjalanan bisa terus mengarahkan The Sounds Project sampai di titik sekarang selama sebelas tahun ini juga sudah menjadi sebuah core memories, sesuatu yang akan selalu saya ingat. Dan itu yang ingin kami berikan tahun ini—bukan sekadar kenangan, tapi pengalaman yang benar-benar membekas bagi setiap penonton yang datang," tambahnya.
Informasi Tiket
Guna memastikan lebih banyak penikmat musik bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini, penyelenggara menghadirkan beberapa opsi tiket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penonton:
- 3 Days Pass: Akses penuh untuk menikmati seluruh rangkaian festival selama tiga hari berturut-turut.
- Daily Pass: Akses harian untuk pengunjung yang hanya ingin hadir di waktu tertentu, yaitu Day 1 (Jumat, 7 Agustus), Day 2 (Sabtu, 8 Agustus), atau Day 3 (Minggu, 9 Agustus).
- Package Ticket: Tersedia Couple Package (2 tiket) dan Group Package (6 tiket) dengan penawaran harga spesial yang lebih terjangkau, cocok bagi pengunjung yang ingin datang bersama pasangan atau teman.
Kategori tiket Normal saat ini sudah dapat dibeli melalui situs resmi di ticket.thesoundsproject.com.
Hanya tersisa kurang dari satu bulan menuju hari penyelenggaraan. The Sounds Project mengundang seluruh pecinta musik untuk bergabung menjadi bagian dari lautan manusia yang akan bernyanyi, menari, dan menciptakan memori baru bersama—sebuah memori yang tidak hanya sekadar untuk dikenang, tetapi benar-benar hidup melampaui momen itu sendiri.