Mataram (ANTARA) - Tim SAR gabungan hingga hari keempat menyisir perairan Selat Lombok hingga Nusa Penida Bali untuk mencari empat korban yang masih hilang setelah terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi di Mataram, Sabtu, mengatakan pada pencarian kali ini, tim membagi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Pembagian SRU dilakukan untuk memaksimalkan cakupan area pencarian laut dan pesisir.
"Hari ini pencarian kami bagi menjadi tiga sektor utama," ujarnya.
SRU 2 melakukan penyisiran pesisir pantai dari Pelabuhan Tembowong hingga Bangko-Bangko sejauh 15 NM². Sementara SRU 3 dikerahkan dari Pelabuhan Sampalan menggunakan RIB 02 Klungkung bersama personel Unit Siaga SAR Nusa Penida untuk menyisir perairan selatan Nusa Penida seluas 32 NM².
Baca juga: Tim SAR gabungan perluas area pencarian korban KMP Putri Yasmin
Hariyadi menyebutkan berdasarkan rekapitulasi data terbaru Posko SAR, total penumpang selamat tercatat sebanyak 212 orang, satu orang meninggal dunia, dan empat orang masih dalam pencarian.
Empat korban yang hingga kini masih terus diupayakan pencariannya, yaitu Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto.
Hingga Operasi SAR hari keempat, unsur yang dilibatkan dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru Finns SGi Air Bali & Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.
Alat utama yang digunakan, di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB 02 Klungkung, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI - 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD NTB.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026