Pontianak (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Barat (KLB) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung target transisi energi nasional dengan menyelenggarakan In House Training (IHT) bertajuk "Efisiensi Energi dan Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK)". Kegiatan ini diikuti oleh 25 pegawai yang merupakan perwakilan dari UIP KLB, UPP KLB 1, UPP KLB 2, dan UPP KLB 3 sebagai upaya peningkatan kompetensi dalam pengelolaan energi yang efisien serta pengendalian emisi karbon.
Pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian integral dari strategi PLN dalam mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan dan target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai prinsip-prinsip efisiensi energi, identifikasi potensi penghematan energi pada aktivitas operasional perusahaan, dasar-dasar inventarisasi emisi GRK, metode perhitungan yang akurat, serta implementasi program pengelolaan lingkungan yang mendukung operasional ketenagalistrikan yang ramah lingkungan.
Diskusi dalam pelatihan ini tidak hanya terpaku pada aspek konseptual, namun juga menyentuh aspek strategis. Hasil dari pelatihan ini nantinya akan diimplementasikan melalui audit energi mandiri di setiap unit, yang bertujuan tidak hanya untuk menekan biaya operasional perusahaan, tetapi juga memastikan penggunaan sumber daya listrik yang lebih optimal demi menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat luas di wilayah Kalimantan Barat.
Manager PT PLN (Persero) UPP KLB 2, Ronald Lapasau, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi pegawai merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung implementasi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. "Melalui pelatihan ini kami berharap seluruh pegawai memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya efisiensi energi dan inventarisasi GRK sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam aktivitas operasional sehari-hari sehingga mampu mendorong budaya kerja yang lebih efisien, meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap target keberlanjutan PLN," ujar Ronald.
Menyambung hal tersebut, General Manager PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, menegaskan bahwa pengelolaan energi dan pengendalian emisi merupakan elemen krusial dalam transformasi PLN menjadi perusahaan energi yang berkelanjutan. "Keberhasilan implementasi efisiensi energi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kompetensi dan kepedulian seluruh insan PLN. Kami berharap seluruh peserta mampu memahami peran strategisnya dalam mengoptimalkan penggunaan energi dan menyusun inventarisasi emisi GRK secara akurat. Sinergi seluruh unit menjadi kunci utama dalam mewujudkan operasional perusahaan yang lebih efisien, andal, dan ramah lingkungan bagi masyarakat," ungkap Susilo.
Melalui pelatihan ini, PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Barat bersama seluruh unit pelaksana proyek kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Diharapkan, pemahaman yang komprehensif ini dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh unit kerja, guna memperkuat posisi PLN sebagai garda terdepan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berwawasan lingkungan dan rendah emisi.
Pewarta: Dedi
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.