TNB ILSAS puji digitalisasi layanan kelistrikan terpusat dan SPKLU Center PLN
Kamis, 27 Agustus 2026 15:31 WIB
Tenaga Nasional Berhad (TNB) Integrated Learning Solution (ILSAS) melakukan kunjungan benchmarking ke PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Jumat (21/8). ANTARA/HO-PLN
Yogyakarta (ANTARA) - Tenaga Nasional Berhad (TNB) Integrated Learning Solution (ILSAS) melakukan kunjungan benchmarking ke PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Jumat (21/8), sebagai bagian dari studi banding dan sharing knowledge untuk menggali layanan kelistrikan PLN, khususnya dalam pengembangan layanan pelanggan, digitalisasi, serta dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik.
Kunjungan TNB ILSAS disambut oleh General Manager PLN UID Yogyakarta Deri Prasetio Utomo, beserta jajaran dan dalam kesempatan tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai berbagai inovasi dan transformasi layanan PLN, termasuk pemanfaatan teknologi digital yang memberikan kemudahan dan pengalaman layanan yang semakin baik kepada pelanggan.
Learning Officer Management Development Unit Manager TNB ILSAS Ahmed Jaezan Ramly menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan keterbukaan PLN UID Yogyakarta dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman. Menurutnya, PLN telah berada di depan dalam penerapan digitalisasi layanan kelistrikan.
“Kami melihat PLN sudah berada di depan dalam digitalisasi layanan. Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah PLN Mobile yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan PLN,” ujar Jaezan.
Selain digitalisasi layanan, Jaezan juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia, karena menurutnya, SPKLU menjadi salah satu keunggulan PLN, terlebih layanan pengisian kendaraan listrik tersebut telah terintegrasi dengan PLN Mobile sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik.
“SPKLU di Indonesia juga menjadi salah satu yang unggul, terlebih seluruh layanannya bisa diakses melalui PLN Mobile. Ada banyak hal yang bisa kami ambil dari kunjungan ini dan tentunya akan kami sampaikan kepada pimpinan di TNB,” tambah Jaezan.
Sementara itu, Deri Prasetio Utomo menyambut baik kunjungan TNB ILSAS ke PLN UID Yogyakarta. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan dan membuka ruang pertukaran pengetahuan antara PLN dan TNB.
“Kegiatan ini merupakan sharing knowledge antara PLN dengan TNB. Kami saling berbagi informasi dan pengalaman, sehingga masing-masing dapat mengambil pembelajaran yang relevan untuk pengembangan organisasi dan layanan,” ungkap Deri.
Deri menambahkan, keberadaan SPKLU Center PLN UID Yogyakarta menjadi salah satu fokus ketertarikan rombongan TNB. Menurutnya, pengembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik merupakan bagian dari peran PLN dalam mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
“SPKLU Center di PLN UID Yogyakarta menjadi salah satu fokus ketertarikan TNB. Ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk terus mendorong pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia, melalui penyediaan infrastruktur pengisian yang mudah diakses dan terintegrasi dengan layanan digital,” jelas Deri.
Kunjungan benchmarking ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik terbaik, tetapi juga memperkuat kolaborasi dan hubungan kelembagaan antara PLN dan TNB. Melalui pertukaran pengalaman tersebut, kedua perusahaan dapat terus mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Pewarta : N008
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026