Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Jumat, 31 Jul 2026 13:00 WIB
Ilustrasi toko buku di Korea/ Foto: pexels.com/rao qingwei
Han Kang merupakan penulis perempuan asal Korea Selatan yang telah merilis banyak buku populer. Sebut saja seperti The Vegetarian, Human Acts, Greek Lessons, dan lainnya.
Pada tahun 2024 lalu, Han Kang resmi menjadi penulis asal Korea Selatan pertama pertama yang memperoleh Nobel Sastra. Penghargaan prestise tersebut diberikan kepada Han Kang atas karyanya yang berciri hubungan antara siksaan mental dan fisik serta peristiwa sejarah, Beauties.
Tidak hanya menulis dan menerbitkan buku, Han Kang juga memiliki toko buku independen di Korea Selatan yang diberi nama Onul Books. Sayangnya, toko buku tersebut tutup pada Juli 2026 ini setelah delapan tahun beroperasi. Apa alasan di baliknya?
Alasan di Balik Tutupnya Toko Buku Peraih Nobel Sastra Han Kang

Han Kang/ Foto: Courtesy of Munhakdongne via The Korea Times
Onul Books milik Han Kang dibuka di lingkungan Yangjae, Seoul pada tahun 2018 dan pindah ke lingkungan Seochon pada tahun 2023, Beauties.
Melansir dari The korea Times, Onul Books tidak hanya dikenal karena pilihan buku yang telah dikurasi, namun juga memiliki sejumlah program sastra seperti klub buku, sesi membaca, hingga kelas menulis. Pada tahun 2021, Han Kang mengundurkan diri sebagai kepala toko buku dan bergabung dengan dewannya.
Toko buku Onul Books juga makin populer seperti Han Kang memenangkan penghargaan Nobel Sastra pada tahun 2024. Hal tersebut juga menarik minat pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri ke Onul Books.
Sayangnya, toko tersebut akhirnya tutup. Han Kang sendiri mengaitkan penutupan tersebut dengan keadaan di sekitar gedung, Beauties.
"Toko buku itu dijual, dan semua penyewa diminta untuk pergi. Diputuskan bahwa semua orang akan pindah pada bulan Juli,” jelasnya. Dia menambahkan bahwa masa tinggalnya yang panjang di luar negeri membuat sulit untuk mengamankan lokasi baru dalam jangka pendek.
“Saya pikir saya akan berhenti untuk saat ini, mereorganisasi dan mungkin kembali suatu hari nanti,” katanya.
Berkaca pada hari-hari sebelumnya di toko buku, Han Kang mengingat antusiasme yang membentuk permulaannya. Sang penulis menggambarkan bagaimana buletin yang ditempatkan di luar toko diambil oleh penduduk setempat, dibagikan di antara teman-teman dan akhirnya membawa pengunjung baru dari mulut ke mulut.
Beauties, semoga ke depannya Han Kang bisa kembali mengoperasikan toko buku independennya, ya!
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
- Top 5 List: Rekomendasi Toko Buku Independen di Jakarta yang Wajib Dikunjungi
- Kenapa Pengalaman Pergi ke Toko Buku Terasa Berbeda dari Belanja Buku Online?
- 5 Novel Terbaik Keigo Higashino yang Wajib Dibaca Penggemar Misteri
(sim/sim)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.