Bagikan:
JAKARTA – Sepatu basket kini tak lagi identik dengan lapangan. Dalam beberapa tahun terakhir, sneaker yang awalnya dirancang untuk menunjang performa atlet justru semakin sering dijadikan pelengkap gaya berpakaian sehari-hari.
Fenomena ini tak lepas dari berkembangnya budaya basket, pengaruh atlet profesional, hingga tren streetwear yang membuat sepatu basket menjadi medium ekspresi personal.
Tak heran jika banyak produsen mulai menghadirkan desain yang tidak hanya mengutamakan aspek performa, tetapi juga memperhatikan nilai estetika agar tetap nyaman dikenakan dalam berbagai aktivitas.
Tren tersebut salah satunya terlihat melalui kolaborasi Ardiles dengan pebasket profesional Widyanta Putra Teja atau Speedy Weeedy dan visual artist Kevinswork.
Koleksi edisi terbatas bertajuk Speedy Weeedy x Kevinswork mengusung konsep "Love & Hustle", yang memadukan fungsi sepatu basket dengan pendekatan lifestyle.
Desainnya menampilkan material sintetis bertekstur dengan pola yang terinspirasi dari motif hewan serta sentuhan hairy finish, dipadukan panel berwarna cokelat untuk memberikan keseimbangan visual. Aksen merah muda dan hijau limau turut memberi kesan lebih ekspresif dan muda, sementara midsole hitam menjadi elemen yang menyatukan keseluruhan tampilan.
Menurut Head Strategist Marcomm Ardiles Performance (Basketball and Running), Ilham Rizaldi, transformasi sepatu basket menjadi bagian dari gaya hidup bukanlah hal baru.
"Sepatu basket pada dasarnya dirancang sebagai high-performance footwear untuk mendukung permainan di level kompetisi yang tinggi. Namun seiring berkembangnya budaya basket, pengaruh para atlet, sneaker culture, musik, dan street culture membuat sepatu basket melampaui fungsi performanya."
"Hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun inilah yang menjadikan sepatu basket tidak hanya relevan di lapangan, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari fashion, ekspresi personal, dan gaya hidup sehari-hari. Speedy Weeedy x Kevinswork hadir di persimpangan tersebut, menggabungkan DNA performance basketball dengan pendekatan lifestyle yang dapat dikenakan baik di dalam maupun di luar lapangan," ujar Ilham.
BACA JUGA:
Selain mengedepankan desain, koleksi ini juga dirilis dalam jumlah terbatas. Pada fase awal, hanya tersedia 200 pasang yang dipasarkan sebagai bagian dari peluncuran kolaborasi tiga pihak.
"Sebagai bagian dari peluncuran 3-way collaboration Ardiles x Speedy Weeedy x Kevinswork, kami memulai dengan fase awal yang tersedia dalam jumlah terbatas. Melalui fase ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada 200 orang pertama untuk menjadi bagian dari perjalanan awal kolaborasi ini dan merasakan produknya lebih dulu," kata Ilham.
Kehadiran sepatu basket dengan pendekatan lifestyle menunjukkan fungsi alas kaki kini semakin luas. Tidak hanya menjadi perlengkapan olahraga, sepatu juga menjadi bagian dari identitas, kreativitas, dan cara seseorang mengekspresikan gaya personal dalam aktivitas sehari-hari.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+