Turki Rampungkan Salah Satu Rute Metro Terpanjang di Dunia

Bagikan:

JAKARTA - Turki memiliki salah satu rute metro terpanjang di dunia, saat tahap terakhir jalur metro tersebut diresmikan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Bulan Juni, memperkuat koneksi antara pusat kota dan bandara utamanya.

Presiden Erdogan meresmikan ruas Halkalı-Arnavutköy sepanjang 22 kilometer (13,7 mil) pada 19 Juni lalu, tahap akhir proyek yang menurutnya akan meningkatkan transportasi secara signifikan bagi jutaan penduduk Istanbul.

Tahap akhir ini menjadikan total panjang jalur Gayrettepe-Bandara Istanbul-Halkalı, yang sepenuhnya berada di bawah tanah, mencapai 69 km. Rute ini mencakup 16 stasiun.

"Kami merajut kota kami—salah satu kota metropolitan terbesar di dunia dengan populasi 16 juta jiwa dan hampir 20 juta pengunjung tahunan sedikit demi sedikit dengan jaringan kereta api," ujar Presiden Erdoğan dalam upacara pembukaan tersebut, dikutip dari Anadolu (5/8).

Sebelum acara berlangsung, Ia meninjau jalur tersebut dan mengatakan kepada para wartawan, jalur ini merupakan "wujud dari visi modern."

metro turki
Presiden Erdogan saat peresmian metro ruas Halkalı-Arnavutköy. (Sumber: Presidency of The Republic of Turkiye)

Bagian pertama sepanjang 47 kilometer telah mulai beroperasi secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.

Ruas Kağıthane-Bandara Istanbul diresmikan pada akhir Januari 2023, bagian Kağıthane-Gayrettepe dibuka pada akhir Januari 2024, sementara ruas Arnavutköy-Bandara Istanbul diluncurkan pada Bulan Maret tahun yang sama.

Pembukaan ruas Halkalı-Arnavutköy menandai rampungnya "salah satu jalur metro terpanjang, tidak hanya di Turki tetapi juga di dunia," kata Presiden Erdoğan.

Jalur ini akan beroperasi dengan kecepatan hingga 120 km per jam, menjadikannya rute metro tercepat di Turki dan salah satu koneksi metro bandara bawah tanah terpanjang di dunia.

Rute yang baru dibuka ini mencakup lima stasiun: Universitas Ibn Haldun, Kayaşehir, Olimpiyatköy, Stadion Halkalı dan Halkalı.

metro turki
Presiden Erdogan saat peresmian metro ruas Halkalı-Arnavutköy. (Sumber: Presidency of The Republic of Turkiye)

Dengan penambahan stasiun-stasiun ini, sekitar 1,5 juta penduduk di distrik Başakşehir dan Küçükçekmece, Istanbul, akan mendapatkan akses kereta api langsung baik ke pusat kota maupun ke Bandara Istanbul.

Rute ini terintegrasi dengan beberapa jaringan transportasi utama. Di stasiun Halkalı, penumpang dapat beralih ke sistem kereta komuter Marmaray yang melintasi bawah Selat Bosphorus, layanan kereta cepat, jalur kereta pinggiran kota Halkalı-Bahçeşehir, serta jalur metro Yenikapı-Kirazlı-Halkalı.

Tersedia pula akses lanjutan ke jalur metro M3 di Kayaşehir, jalur M9 di Olimpiyatköy, dan jalur M7 yang rencananya akan diperpanjang hingga Stadion Halkalı.

"Kini, jutaan warga kami memiliki akses mudah menuju lokasi-lokasi pusat di Istanbul," ujar Presiden Erdoğan.

Waktu tempuh di rute yang telah rampung ini akan berkurang secara signifikan; perjalanan antara Halkalı dan Bandara Istanbul diperkirakan memakan waktu sekitar 30 menit, sedangkan perjalanan antara Halkalı dan Gayrettepe akan memakan waktu 57 menit.

Jalur ini juga dilengkapi dengan sistem persinyalan kereta api pertama di Turki yang dikembangkan secara domestik, diproduksi oleh perusahaan elektronik pertahanan Aselsan.

BACA JUGA:


Jaringan ini akan beroperasi menggunakan sistem otomatis penuh tanpa masinis. Dari 25 rangkaian kereta yang dioperasionalan di rute tersebut, 15 di antaranya diproduksi dengan standar operasional tanpa masinis sepenuhnya.

Pemerintah memperkirakan proyek ini akan menghasilkan total manfaat ekonomi sebesar 935 juta euro (hampir 1,1 miliar dolar AS) hingga tahun 2043, yang diperoleh melalui penghematan waktu serta penurunan biaya pemeliharaan dan operasional jalan raya.

Para pejabat memproyeksikan, pengurangan kemacetan lalu lintas saja akan menghemat waktu perjalanan masyarakat sekitar 117 juta jam selama periode tersebut.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+