UIN-Pemprov Sulteng bahas percepatan Program Berani Cerdas
Senin, 27 Juli 2026 16:22 WIB
Rektor UIN Datokarama memimpin pertemuan penyamaan persepsi percepatan penyaluran beasiswa program Berani Cerdas yang digagas Pemprov Sulteng berlangsung di Palu, Senin (27/6/2026). (ANTARA/HO-UIN Datokarama Palu)
Palu (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) membahas percepatan penyaluran beasiswa Program Berani Cerdas kepada mahasiswa penerima manfaat.
"Kami ingin memastikan tidak ada generasi muda di Sulawesi Tengah yang gagal menyelesaikan kuliah hanya karena terkendala biaya," kata Rektor UIN Datokarama Prof Lukman Thahir dalam pertemuan bersama Pemprov Sulteng di Kampus UIN di Palu, Senin.
Ia mengemukakan pertemuan itu penyamaan persepsi untuk mempercepat penyaluran beasiswa Berani Cerdas, supaya mahasiswa yang telah memenuhi syarat dapat kuliah dengan lancar.
Sinergitas dibangun pihak kampus dengan pemerintah daerah (pemda) itu merupakan komitmen bersama membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.
Berdasarkan data Bagian Layanan Akademik UIN Datokarama, data pertama 3 Juli 2026 yang diberikan Pemprov Sulteng, terdapat 828 mahasiswa sebagai calon penerima manfaat beasiswa Program Berani Cerdas (semester ganjil).
"Data kedua tanggal 24 Juli 2026 jumlah calon penerima beasiswa sebanyak 992 mahasiswa (semester ganjil)," ujarnya.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Datokarama Prof Hamlan mengemukakan data calon penerima beasiswa Berani Cerdas diserahkan Pemprov Sulteng saat ini dalam proses verifikasi dan validasi.
"Hasil dari proses validasi dan verifikasi dokumen calon penerima manfaat selanjutnya diajukan kembali ke Pemprov Sulteng melalui pengelola Program Berani Cerdas Dinas Pendidikan," ucapnya.
Pihaknya bersama Pemprov Sulteng telah sepakat seluruh persyaratan terkait Program Berani Cerdas sudah harus diunggah pada 10 Agustus 2026, sehingga pada 14 Agustus UIN Datokarama mengubah status pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa dari belum bayar menjadi status bayar.
"Mahasiswa penerima manfaat tidak perlu resah. Rata-rata yang diajukan dilakukan proses validasi dan seluruh persyaratan dipastikan terpenuhi," tuturnya.
Pengelola Program Berani Cerdas Pemprov Sulteng Sinta Dewi mengatakan mahasiswa calon penerima manfaat dan mahasiswa penerima manfaat yang saat ini belum mengunggah berkas di akun Berani Cerdas segera mengunggah dokumen dipersyaratkan.
"Tenggang waktu mengunggah berkas sampai 10 Agustus, kami berharap mahasiswa tidak mengabaikan batas waktu tersebut," katanya.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026