Namun, Trump tampak mulai mundur dari komitmen sebelumnya untuk mengizinkan Ukraina memproduksi Patriot bagi kebutuhan militernya.
Sikap itu terlihat dalam pertemuan kabinet di tempat peristirahatan presiden di Camp David, Maryland, pada Jumat (31/7).
Dalam KTT NATO di Turki, Trump sebelumnya menyatakan, "Kami akan memberi mereka hak untuk memproduksi Patriot", agar Ukraina dapat menghadapi serangan rudal Rusia dalam perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.
Namun, kepada wartawan pada Jumat, Trump mengatakan persoalan lisensi tersebut masih dibahas dan ia belum mengambil keputusan.
"Kami sedang membicarakannya. Namun, sulit untuk menyerahkan teknologi semacam itu," kata Trump.
Hubungan Trump dengan Zelenskyy membaik dalam beberapa bulan terakhir seiring menguatnya posisi Ukraina di medan perang melawan Rusia.
Zelenskyy juga berusaha menunjukkan bahwa perang Ukraina melawan Rusia berkaitan dengan konflik AS dan Israel dengan Iran.
Informasi intelijen AS menunjukkan bahwa Teheran telah memasok drone kepada Rusia untuk digunakan dalam serangan terhadap Ukraina.
Belakangan, Rusia disebut bersiap mengirimkan drone kepada Iran, termasuk versi yang telah ditingkatkan dari teknologi yang semula dipasok Teheran kepada Moskwa setelah Rusia menginvasi Ukraina, menurut sejumlah pejabat AS dan Eropa.
Menjelang kunjungannya ke Washington pekan ini, Zelenskyy mengatakan akan menyerahkan bukti kepada AS yang menunjukkan bahwa Rusia membantu Iran menentukan sasaran serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah melalui pengawasan satelit.
Zelenskyy juga berusaha meyakinkan pemerintahan Trump bahwa Ukraina berada dalam posisi yang tepat untuk membantu AS menghadapi serangan drone Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah serta infrastruktur milik negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk.
"Ia dengan sangat tegas mengatakan bahwa mereka akan memberi kami lebih banyak bantuan dalam peperangan nirawak, khususnya peperangan yang menggunakan drone di udara, yang sangat menentukan dalam konflik dengan Iran," kata Senator Richard Blumenthal, politikus Partai Demokrat dari Connecticut yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata Senat.
"Tim Ukraina telah berada di sana dan memberikan teknologi serta keahlian. Mereka siap, bersedia, dan mampu memberikan bantuan dalam skala yang jauh lebih besar. Ia sangat menekankan hal itu."