Bengkulu (ANTARA) - Universitas Bengkulu (Unib) mendeklarasikan pelaksanaan PKKMB 2026 yang sehat, inklusif, serta bebas dari perpeloncoan, penyalahgunaan narkoba, pelecehan, dan kekerasan seksual sebagai komitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman bagi mahasiswa baru.
"Kami mengapresiasi BEM KBM Unib, seluruh pengurus UKM, dan panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini. Kita tegaskan kembali bahwa Universitas Bengkulu berkomitmen membangun kehidupan kampus yang sehat, aman, bebas dari perpeloncoan, penyalahgunaan narkoba, kekerasan seksual, serta berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai akademik," kata Rektor Universitas Bengkulu Prof. Indra Cahyadinata, di Bengkulu, Senin.
Deklarasi itu digelar dalam rangkaian Festival AKSARA ULU 2026 yang menjadi pembuka Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bengkulu. Kegiatan diikuti sebanyak 4.875 mahasiswa baru dari delapan fakultas.
Komitmen mewujudkan PKKMB yang sehat dan inklusif ditandai dengan penandatanganan spanduk deklarasi oleh pimpinan universitas, panitia pelaksana, pengurus organisasi kemahasiswaan, serta Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Bengkulu.
Rektor mengingatkan organisasi kemahasiswaan juga harus menjadi ruang yang aman, ramah, dan inklusif sehingga mahasiswa dapat mengembangkan potensi tanpa rasa takut terhadap perundungan maupun bentuk kekerasan lainnya.
Menurut dia, kehidupan kampus tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi juga melalui berbagai organisasi kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menjadi wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian sosial.
"Melalui organisasi kemahasiswaan dan UKM, mahasiswa dapat mengembangkan minat dan bakat, belajar bekerja sama, membangun keberanian, melatih kepemimpinan, memperluas relasi, sekaligus membentuk karakter. Jadilah mahasiswa yang aktif, berprestasi, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Festival AKSARA ULU yang merupakan singkatan dari Agenda Kegiatan Sapa Mahasiswa Baru Universitas Bengkulu juga menghadirkan puluhan organisasi kemahasiswaan dan UKM agar mahasiswa baru dapat mengenal berbagai aktivitas pengembangan minat dan bakat sejak awal memasuki dunia perkuliahan.
Koordinator Pelaksana PKKMB Unib 2026 Dr. Yar Johan mengatakan Festival AKSARA ULU merupakan tradisi tahunan yang bertujuan membangun interaksi antarmahasiswa lintas fakultas sejak hari pertama berada di lingkungan kampus.
Menurut dia, seluruh peserta dibagi ke dalam 28 gugus yang beranggotakan mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi sehingga memiliki kesempatan membangun jejaring akademik dan kolaborasi sejak awal.
PKKMB tingkat Universitas Bengkulu berlangsung pada 3-4 Agustus 2026 di Stadion dan Gedung Serba Guna Unib sebagai rangkaian pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.