
Erling Haaland menjadi perhatian utama Inggris menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia. Mantan pelatih Timnas Inggris, Sam Allardyce, bahkan meminta Thomas Tuchel mempertimbangkan perubahan berani di sektor pertahanan demi meredam mesin gol milik lawan.
Menurut Allardyce, duel menghadapi Haaland membutuhkan pendekatan berbeda. Ia menilai Inggris tak boleh membiarkan Marc Guehi terlalu sering berhadapan satu lawan satu dengan penyerang Norwegia tersebut.
Usulan Sam Allardyce layak dipertimbangkan karena ancaman terbesar Norwegia memang berada pada kemampuan Haaland memanfaatkan duel fisik dan bola udara.
Namun keputusan Thomas Tuchel tetap tidak segampang itu.
Mengubah komposisi lini belakang menjelang laga sebesar perempat final bisa meningkatkan kekuatan bertahan, tetapi juga berisiko mengganggu chemistry yang sudah terbentuk.
Allardyce Sarankan Bek Berpostur Lebih Besar
Inggris memastikan tempat di babak delapan besar setelah melewati laga sulit kontra Meksiko. Bermain dalam atmosfer yang tidak bersahabat, kondisi lapangan yang menantang, hingga harus kehilangan Jarell Quansah akibat kartu merah, The Three Lions tetap mampu mengamankan kemenangan.
BACA JUGA:
Kini tantangan berikutnya datang dari Norwegia yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen. Tim asuhan Stale Solbakken lolos ke perempat final usai menyingkirkan Brasil, dengan Haaland kembali mencetak dua gol. Total, striker Manchester City itu sudah mengoleksi tujuh gol dari empat pertandingan.
Menghadapi situasi tersebut, Allardyce merasa Ezri Konsa lebih cocok diberi tugas utama mengawal Haaland dibanding Guehi.
“Kalau saya melihatnya dari sudut pandang pelatih, saya tidak akan membiarkan Guehi menjaga Haaland jika masih ada pilihan lain,” ujar Allardyce kepada Metro.
Ia menambahkan bahwa jika Konsa bermain berdampingan dengan Guehi, maka Konsa sebaiknya menjadi pemain yang paling sering menghadapi Haaland.
Allardyce menilai postur tubuh Haaland akan menjadi ancaman besar, terutama saat menerima umpan silang atau bola-bola udara.
Dan Burn Dinilai Bisa Jadi Opsi Berani
Allardyce juga mengangkat nama Dan Burn sebagai alternatif yang layak dipertimbangkan Thomas Tuchel.
Bek Newcastle United itu tampil impresif ketika masuk dari bangku cadangan saat menghadapi Meksiko, terutama dalam duel udara.
Menurut Allardyce, Tuchel memiliki keputusan besar yang harus diambil.
Ia mengakui memasukkan Burn berarti kembali mengubah komposisi pertahanan, tetapi bek bertubuh lebih tinggi dinilai bisa memberikan keuntungan saat menghadapi Haaland.
Meski ada statistik yang menunjukkan Haaland tidak terlalu produktif ketika menghadapi Newcastle di level klub, Allardyce mengingatkan bahwa situasi di Piala Dunia berbeda.
“Itu terjadi di Premier League. Ini Piala Dunia. Ada banyak hal yang harus dipikirkan, tetapi perubahan itu akan saya pertimbangkan,” katanya.
Ancaman Kartu Kuning Tak Boleh Mengganggu Fokus Inggris
Selain ancaman Haaland, Inggris juga harus memperhatikan potensi hukuman akumulasi kartu.
Marc Guehi, Jude Bellingham, Nico O’Reilly, dan Declan Rice akan absen pada semifinal apabila menerima kartu kuning saat menghadapi Norwegia dan Inggris berhasil lolos.
Meski begitu, Allardyce menilai Tuchel tidak seharusnya mengubah susunan pemain hanya karena ancaman tersebut.
Ia meminta para pemain bermain lebih cerdas ketika bertahan.
Menurutnya, pemain sebaiknya memaksa lawan bergerak ke belakang atau ke samping dibanding melakukan tekel yang berisiko menghasilkan kartu kuning.
Allardyce Tetap Percaya Inggris Lolos
Rekor pertemuan kompetitif Inggris melawan Norwegia memang tidak terlalu meyakinkan. The Three Lions hanya sekali menang dari empat pertemuan resmi, yakni kemenangan 4-0 pada laga kualifikasi Piala Dunia tahun 1980.
Meski demikian, Allardyce tetap optimistis Inggris mampu melewati ujian berikutnya.
Ia menilai penampilan saat mengalahkan Meksiko menjadi modal positif, meski para pemain harus kembali meningkatkan level permainan jika ingin mengamankan tiket ke semifinal.
Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.
- TAGS
- Dan Burn
- Erling Haaland
- Marc Guehi
- Timnas Inggris
- timnas Norwegia