Utamakan keselamatan, Wings Air batalkan sementara penerbangan berjadwal dari dan ke Ende

"Proses ini dilakukan melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait,"

Jakarta (ANTARA) - Wings Air untuk sementara membatalkan penerbangan berjadwal komersial dari dan menuju Bandar Udara H. Aroeboesman, Ende (ENE) mulai 15 Agustus 2026 hingga pemberitahuan lebih lanjut berdasarkan hasil evaluasi dampak gempa bumi 

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro mengemukakan hal itu dalam pernyataan yang diterima di Mataram, Sabtu.

Dampak Gempa Bumi Wings Air masih melakukan assessment (pengecekan dan kajian operasional) terhadap Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng (RTG) dan Bandar Udara Soa, Bajawa (BJW). 

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa bumi tercatat berkekuatan M7,0, berlokasi 38 km timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 km. Guncangan juga dirasakan di sejumlah wilayah Flores, termasuk Ende. 

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Wings Air melakukan pengecekan dan evaluasi operasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan serta aspek keselamatan dan keamanan penerbangan berjadwal. 

"Proses ini dilakukan melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait," katanya. 

Keputusan pembatalan penerbangan ini merupakan langkah kehati-hatian dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan pelanggan, awak pesawat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam operasional penerbangan. Penyesuaian operasional tersebut merupakan force majeure, yaitu kondisi di luar kendali perusahaan yang berdampak terhadap kegiatan penerbangan. 

Penerbangan Wings Air yang sementara tidak beroperasi dari/ke Ende: 

IW1831 — Kupang (KOE) → Ende (ENE), keberangkatan 07.00 WITA 
IW1831 — Ende (ENE) → Labuan Bajo (LBJ), keberangkatan 08.30 WITA 
IW1952 — Labuan Bajo (LBJ) → Ende (ENE), keberangkatan 10.20 WITA 
IW1953 — Ende (ENE) → Labuan Bajo (LBJ), keberangkatan 11.40 WITA 
IW1830 — Labuan Bajo (LBJ) → Ende (ENE), keberangkatan 12.55 WITA 
IW1830 — Ende (ENE) → Kupang (KOE), keberangkatan 14.10 WITA 
IW1957 — Kupang (KOE) → Ende (ENE), keberangkatan 11.30 WITA 
IW1956 — Ende (ENE) → Kupang (KOE), keberangkatan 12.55 WITA 

Pelanggan yang terdampak dapat melalukan penyesuaian perjalanan, termasuk reschedule (perubahan jadwal penerbangan) atau refund (pengembalian biaya tiket), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  

Wings Air masih melakukan kajian terhadap Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng (RTG) dan Bandar Udara Soa, Bajawa (BJW), melalui assessment (pengecekan dan kajian operasional) serta koordinasi intensif dengan otoritas dan pihak terkait, karena kondisi kedua bandar udara tersebut masih perlu dipastikan untuk mendukung operasional penerbangan komersial (berjadwal) yang aman. 

Wings Air terus berkoordinasi dengan instansi dan pihak terkait serta memantau perkembangan kondisi di lapangan. 

Operasional penerbangan dari dan menuju bandar udara terdampak akan kembali dibuka setelah hasil evaluasi menyatakan kondisi telah aman dan memenuhi persyaratan operasional. Informasi terbaru mengenai perubahan operasional akan disampaikan kepada pelanggan. 

Bandar Udara Lainnya Tetap Beroperasi Hasil pengecekan dan evaluasi (assessment) operasional menunjukkan sejumlah bandar udara dalam jaringan Wings Air di kawasan Nusa Tenggara tetap beroperasi, antara lain: 

Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok (LOP) 
Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin, Sumbawa (SWQ) 
Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin, Bima (BMU) 
Bandar Udara Internasional Komodo, Labuan Bajo (LBJ) 
Bandar Udara Lede Kalumbang, Tambolaka (TMC) 
Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, Waingapu (WGP) 
Bandar Udara Gewayantana, Larantuka (LKA) 
Bandar Udara D.C. Saudale, Rote (RTI) 
Bandar Udara Wonopitu, Lewoleba (LWE) 
Bandar Udara A.A. Bere Tallo, Atambua (ABU) 
Bandar Udara Mali, Alor (ARD) 
Bandar Udara Frans Seda, Maumere (MOF) 
Bandar Udara El Tari, Kupang (KOE) 

Keselamatan dan keamanan pelanggan, awak pesawat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Wings Air terus memantau perkembangan situasi dan akan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan operasional. 

Pewarta : Pewarta Antara NTB
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026