Wakil Bupati Barito Utara pimpin kaji tiru ke Bantul, perkuat sinergi antardaerah
Kamis, 6 Agustus 2026 20:13 WIB
Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan menerima cenderamata dari Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bantul, Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara
Bantul,DIY (ANTARA) - Wakil Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Felix Soenadi Y. Tingan memimpin rombongan pemerintah daerah dalam kaji tiru di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Kaji tiru ini adalah kami ingin memperoleh wawasan, pengetahuan, pengalaman, serta pembelajaran secara langsung mengenai berbagai kebijakan, strategi, inovasi, dan langkah-langkah implementasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bantul," kata Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan membacakan sambutan Bupati Shalahuddin di Bantul, Kamis.
Rombongan dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara disambut Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul.
Wakil Bupati Felix mengapresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas keterbukaan dan sambutan hangat yang diberikan. Kunjungan ini dinilai sebagai wujud nyata semangat kolaborasi antardaerah guna membangun tata kelola pemerintahan yang semakin maju dan berkualitas.
"Hasil dari kaji tiru ini tidak sekadar ditiru secara utuh, melainkan akan disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, serta kemampuan riil di Kabupaten Barito Utara," kata dia.
Harapannya, ilmu dan pengalaman yang didapatkan dapat menjadi inspirasi dalam merumuskan kebijakan, menyempurnakan tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta melahirkan inovasi baru bagi masyarakat Barito Utara.
Menanggapi kunjungan tersebut, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memaparkan berbagai profil wilayah serta program strategis yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul.

Kabupaten Bantul memiliki luas wilayah kurang lebih 506,85 Km2 dengan jumlah penduduk lebih dari 1 juta jiwa. Secara struktur pemerintahan, wilayah ini terdiri atas 17 Kapanewon (kecamatan), 75 Kalurahan (kelurahan), dan 933 Pedukuhan, dengan mayoritas mata pencaharian masyarakatnya sebagai petani serta berbatasan langsung dengan Samudra Hindia di sebelah selatan.
Sebagai langkah menekan angka perceraian dan memperkuat ketahanan keluarga, Pemkab Bantul bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) secara rutin memberikan edukasi pranikah.
"Berdasarkan evaluasi, perceraian di tengah masyarakat kerap dipicu oleh masalah ekonomi, keuangan, serta kurangnya pemahaman orang tua/keluarga terhadap esensi pernikahan. Melalui program pembekalan selama kurang lebih 3 bulan yang sebelumnya telah menjangkau 74 pasangan calon pengantin ini, pemerintah berupaya membangun kesiapan mental, finansial, dan keharmonisan keluarga sejak dini." Jelasnya.
Baca juga: Shalahuddin pimpin kaji tiru ke Gunungkidul tingkatkan layanan publik
Selain itu, beliau juga menjelaskan pemerintah kabupaten Bantul juga terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menyelesaikan berbagai tantangan perkotaan dan daerah, salah satunya melalui optimalisasi strategi pengelolaan sampah secara komprehensif di tingkat regional maupun sektoral.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.