YBM PLN-DT Peduli salurkan perlengkapan sekolah bagi 50 anak yatim di Metro
Kamis, 30 Juli 2026 19:36 WIB
Ketua YBM PLN, Manggung Wuri Wibowo, menyerahkan secara simbolis paket tas dan perlengkapan sekolah kepada anak yatim dalam program Muharam Berbagi Harapan di Kelurahan Ganjar Asri, Kota Metro. ANTARA/HO-PLN Lampung
Berkolaborasi dengan DT Peduli, YBM PLN terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat
Bandarlampung (ANTARA) - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bersama DT Peduli menyalurkan 50 paket tas dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim di Kelurahan Ganjar Asri, Kota Metro.
"Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap pemenuhan hak anak atas pendidikan sekaligus memberikan semangat agar mereka terus belajar dan menggapai cita-cita," kata Ketua YBM PLN Manggung Wuri Wibowo sebagaimana dikonfirmasi di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan lrogram bertajuk “Muharram Berbagi Harapan” ini merupakan bagian dari komitmen YBM PLN dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari insan PLN secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.
"Berkolaborasi dengan DT Peduli, YBM PLN terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan keluarga yang membutuhkan," katanya.
Ia mengatakan, momentum Muharram yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional menjadi pengingat pentingnya menghadirkan kepedulian bagi anak-anak, terutama mereka yang membutuhkan dukungan untuk terus melanjutkan pendidikan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata, menumbuhkan semangat belajar, serta menjadi investasi sosial dalam mencetak generasi yang unggul, mandiri, dan berakhlak mulia," katanya.
Lurah Ganjar Asri, Kota Metro, Ruben Nugroho mengapresiasi kepedulian YBM PLN dan DT Peduli yang terus menghadirkan program sosial bagi masyarakat.
"Bantuan perlengkapan sekolah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi," katanya.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.